33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Latih Generasi Muda Seimbang Gunakan Disiplin Ilmu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Melatih kreativitas remaja ternyata bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui cabang seni teater. Dalam seni ini, berbagai disipilin ilmu bisa diterapkan, ada ilmu seni peran, seni tarik suara, dekorasi, penulisan naskah hingga pewacanaan tujuan pementasan.

Seniman Teater Nasional, Whani Darmawan mengatakan, cabang seni ini bisa digunakan untuk melatih generasi muda belajar seimbang dalam melihat persoalan. Ditambah lagi teater adalah seni yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu menjadi sebuah pertunjukan.

“Semua disiplin ilmu dipakai dalam teater, dari belajar atau ikut teater kita bisa belajar seimbang dalam menggunakan disiplin ilmu,” katanya disela Festival Drama Pelajar nasional dan Lomba Monolog Mahasiswa se-Jateng tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Teater Gema Universitas PGRI Semarang, kemarin.

Pria yang juga didapuk sebagai dewan juri ini, menjelaskan bahwa seni teater dari disiplin ilmu yang ada bisa digunakan untuk melihat kenyataan hari ini. Karena saat ini, masyarakat tidak bisa lagi membedakan mana logika, mana estetika, mana wahyu, mana ilmu. Semua dipahami dari sudut pandang politik. “Dengan seni peran ini, tentu harapan masyarakat bisa terbuka untuk melihat suatu fenoma yang ada dari sudut pandang yang berbeda pula,” ucapnya.

Terpisah Rektor UPGRIS Muhdi menambahkan, ajang tersebut sengaja digelar untuk memberi kesempatan kepada anak-anak SMA – SMK yang aktif di dunia drama atau dunia teater untuk memanggungkan apa yang sudah mereka latih dan menunjukkan atau mengukur kemampuannya dibanding sekolah-sekolah lainnya.

“Intinya bukan mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, yang paling penting adalah dalam berproses teater para siswa maupun mahasiswa ini bisa berbagi dengan orang lain,” tambahnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Desain Downslope untuk Rumah di Perbukitan

RADARSEMARANG.COM - Kawasan perbukitan banyak ditemui di Semarang. Konsep downslope menjadi salah satu pilihan dalam pembangunan hunian di lahan dengan kontur tanah yang berbukit...

Hobi Merias Jadi Rezeki

MEMILIKI hobi yang dibayar, siapa yang tidak mau. Inilah yang dilakukan Mia Rosalina. Dari hobinya merias (make up), kini banyak kaum hawa yang menggunakan...

Pendidikan Demokrasi Melalui Pemilu Karangtaruna

UNGARAN - Sebagai bentuk penerapan demokrasi sejak dini Pemerintah Desa (Pemdes) Bakalrejo Kecamatan Susukan menggelar pemilihan ketua karangtaruna setempat, Senin (18/12). Kades Bakalrejo Abdullah mengatakan...

Geliatkan Kembali Dunia Sinematografi di Semarang

Kopos atau Komunitas Photography dan Sinematografi berupaya menggeliatkan kembali sinematografi di Semarang. Khususnya, para sineas dan penggemar film-film Indie. Seperti apa? NURUL PRATIDINA PROGRAM Dolan...

Warga Semarang Luncurkan Buku di KBRI Budapest

 SEMARANG - Gana Stegmann, Diaspora asal Semarang yang bermukim di Jerman dan telah berkunjung ke lebih dari 20 negara di dunia sejak usia 18...

Belajar Bahasa Inggris seperti Artis

BELAJAR Bahasa Inggris merupakan momok bagi peserta didik. Pada saat ini bahasa Inggris sudah diperkenalkan sejak dini, terutama di lembaga-lembaga pendidikan swasta atau International...