33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Laporkan Omzet Asli

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang sosialisasikan tata cara pelaporan dan pengisian E-SPTPD kepada wajib pajak (WP) daerah peserta Semarang Great Sale 2018. Ada tambahan kolom dalam pengisian E-SPTPD selama Semargres berlangsung.

Tambahan kolom tersebut digunakan untuk menuliskan keterangan. Hal ini untuk mengetahui jumlah omzet asli para peserta Semargres sebelum dikenai potongan 40 persen sesuai diskon yang diberikan. Selain itu juga menuliskan keterangan jika pendapatan peserta Semargres ada di bawah rata-rata.

”Misalkan ada yang pendapatannya berbeda dari biasanya, di kolom ini untuk menuliskan keterangan, misal buka setengah hari atau apa begitu,” ujar Srini Poerwati, kabid Pembukaan & Pelayanan Pendapatan Daerah Bapenda kota Semarang pada acara sosialisasi tata cara pelaporan dan pengisian e-sptpd bagi wajib pajak daerah peserta great sale 2018, di hotel Grasia Semarang, Selasa (24/4) kemarin.

Angel, accounting Normans Hotel mengaku terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Ia tidak ingin ada kesalahpahaman dalam pelaporan pendapatan. Terutama selama event semargres berlangsung. ”Soalnya tadi dijelaskan tadi ada yang bayar tanggal sekian tapi dihitungnya lebih dari hari itu, karena tidak melapor setelah membayar,” tuturnya.

”Sehingga jangan sampai ada miskomunikasi di situ. Ini menjadi pelajaran bagi kita juga untuk sesegera mungkin melaporkan,” imbuhnya.

Angel menambahkan, pihaknya tidak kesulitan dengan sistem pelaporan elektronik selama ini. Hanya saja, setiap jatuh tempo, dia agak kesulitan untuk mengakses sistem.
”Mungkin karena banyak yang akses, jadi penuh dan agak lemot,” ujarnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Taman Indonesia Kaya Panggung Kreatif Seniman

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Keberadaan Taman Indonesia Kaya di Jalan Menteri Supeno, Kota Semarang, yang akan segera dibuka, merupakan panggung kreatif bagi seniman daerah, khususnya di Semarang....

Proyek Underpass, Jatingaleh Macet

SEMARANG - Proyek underpass Jatingaleh di sisi selatan atau depan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Candisari Semarang telah dimulai. Hal itu membuat tumpukan arus...

Ajang Persaudaraan Sampai Tua

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Suasana meriah terlihat di ruangan Gedung Admiral (Sixteen 8) Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang, Senin (16/4). Sebanyak 600 alumni eks Sekolah Tionghoa Hween Kwan...

Suntikan Ekonomi 2000 Triliun

Oleh: Dahlan Iskan Masakan baru. Resep lama. ‘Masakan baru’ itu senilai hampir Rp 2.000 triliun. Hampir sama dengan APBN Indonesia. Saya katakan ‘resep lama’ karena ‘masakan’ seperti...

Totalitas Faris Wibisino Melestarikan Wayang Beber

Luar biasa kecintaan Faris Wibisino pada wayang beber. Mengikuti zaman, dia membuat tema dan tokoh kekinian untuk wayang yang pada awalnya digunakan sebagai sarana...

Penegakan Hukum Masih Abaikan Keadilan

SEMARANG - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antazari Azhar menilai penegakan hukum di Indonesia selama ini masih mengabaikan nilai-nilai keadilan. Bahkan, dalam beberapa...