33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Grogi, Persibat Tertahan di Kandang 

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia 2018, Persibat Batang ditahan imbang tamunya dari tanah rencong, Aceh United 1-1. Bermain di hadapan publik sendiri, pemain Persibat terlihat grogi, sehingga kehilangan poin maksimal, Selasa (24/4/2018).

Coach Daniel Roekito dalam konferensi pers mengakui pemainnya masih drop mentalnya, sehingga tidak bermain maksimal. “Ini pertandingan sulit. Kita banyak pemain muda. Mereka nervous, hampir semua pemain, tidak seperti di latihan,” sesalnya.

Meski sudah dievaluasi di babak kedua, kata Daniel, dengan lebih menyerang dan menguasai bola hasil akhir masih belum berpihak kepada timnya. “Babak kedua pemain kami sudah lumayan, banyak peluang yang didapat namun gagal, karena mental masih drop,” jelasnya lagi.

Sementara itu pelatih Aceh United, Simon Elisstche, mengakui sebenarnya permainan Persibat lebih bagus. Karena menguasai pertandingan, walaupun pihaknya diuntungkan gol cepat di babak pertama.

“Kami ingin bermain lebih baik. Ini permainan perdana di tandang, jika tidak bisa berikan bagus, maka kita bertahan,” ucap pelatih asal Chili ini kepada media.

Pihaknya juga puas bisa mencuri poin di kandang lawan. Diakui, ini merupakan hasil terbaik bagi mereka. “Kami berterima kasih bisa diterima dengan baik di Batang, oleh tuan rumah, supporter dan official,” lanjutnya.

Hal yang sama dikatakan pencetak gol dari Aceh United, Aryanto. Bahwa ini adalah kemenangan tim. “Ini kerja keras tim, ini doa orang Aceh. Kami target mencuri poin di sini, dan sudah kami lakukan,” paparnya.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Muh Sarengat ini, permainan dan komposisi pemain Aceh United sebenarnya lebih unggul. Karena dihuni mantan pemain nasional yang sudah malang melintang di Liga Indonesia. Seperti Yongki Ariwibowo, Syakir Sulaiman, dan Hendra Sandi Gunawan.

Pada babak pertama Persibat mengawali serangan lewat umpan cantik dari Busari. Tetapi lini depan Persibat belum dapat memanfaatkan umpan tersebut dengan baik. Aceh United tak terduga dapat mengubah keadaan pada menit ke 7. Nomor punggung 7 Arianto dapat membobol gawang lewat tendangan kerasnya ke gawang Persibat skor 0-1.

Tertinggal, anak asuhan Daniel Roekito tak patah semangatnya pada menit ke -17 lewat tendangan hasil umpan dari Bagas Ugik dapat menyamakan kedudukan 1-1.

Pada babak kedua Persibat menguasai permainan, namun belum bisa mengubah keadaan. Petaka terjadi pada menit 50. Pemain andalannya, Honi Makhrufan harus dibawa ambulans karena cidera tangan yang cukup serius. Pada menit 75 Laskar Alas Roban hampir saja dapat membobol gawang Aceh United tapi sayang umpan di depan mata tak dapat dimanfaatkan Busari. Bola kerasnya melambung tipis di atas gawang. Hingga peluit akhir dibunyikan skor 1-1 tidak berubah. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sopir Ambulans Edarkan Sabu

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Seorang sopir ambulans berinisial B alias T, 44, pegawai di instansi Public Safety Center (PSC) 119 Kota Magelang dibekuk Satuan Narkoba...

Para Pihak Pilih Bungkam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Para pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pailitnya perusahaan plastik kemasan legendaris yang berdiri sejak 1973, PT Simongan Plastik Factory (Simoplas) saling bungkam....

Keputusan Berani Subangkit

SUBANGKIT termasuk salah satu pelatih papan atas di pentas sepak bola Tanah Air. Namun musim kompetisi ini, pelatih asal Pasuruan ini rela “turun gengsi”...

Kejutan Baru dari Mahathir

Begitu lama kursi Jaksa Agung itu kosong: hampir sebulan. Yang lama sudah diberhentikan: Tan Sri Muhamed Apandi Ali. Hanya dua hari setelah koalisi Barisan Nasional...

Marco Lewati Penyisihan Pertama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemain putra klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Pandowo Semarang, Marco Aryanto Nugroho Supriyadi, maju babak penyisihan lanjutan kelompok tunggal anak putra Seri I...

Heboh Singkong yang Bikin Kritis

JawaPos.com – Akhir-akhir ini beredar sebuah screensot posting-an Facebook yang menggelikan. Isinya tentang seorang perempuan yang kritis gara-gara singkong bersarung kondom. Kabar itu dilengkapi...