Beranda Berita Semarang ‘Nyanyi’ di Penjara, Nurul Huda Diisolasi

‘Nyanyi’ di Penjara, Nurul Huda Diisolasi

Hak Dikunjungi Keluarga Juga Dicabut

Others

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Belum juga ‘nyanyiannya’ didengarkan seluruh warga Perum Bulog se-Indonesia, juru timbang Gudang Beras Bulog (GBB) Randugarut, Semarang, Nurul Huda, malah bernasib apes. Video pengakuannya berdurasi 3 menit 39 detik yang viral di dunia maya justru membuat dirinya dijatuhi dua sanksi oleh pihak Lapas Kedungpane. Pasalnya, video tersebut diduga dibuat menggunakan kamera handphone di dalam sel penjara.

“Terhadap yang bersangkutan (Nurul Huda, Red) kami sudah melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Sanksinya berupa tutupan sunyi (isolasi) dan dicabut hak untuk dikunjungi selama 60 hari,”papar Kepala Lapas Kelas I Kedungpane Semarang, Taufiqurrakhman, saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24/4).

Menurutnya, Nurul Huda telah melakukan pelanggaran tata tertib sesuai Permenkum HAM Nomor 6 Tahun 2013 tentang tata tertib Lapas dan Rutan. Sebab, Nurul Huda sudah menggunakan handphone dan pisau dapur di dalam lapas, sesuai video yang beredar.

Taufiq juga menegaskan, Nurul Huda telah dipindahkan ke sel isolasi agar tidak lagi melakukan hal serupa. Pihaknya juga telah melakukan penggeledahan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lainnya. Dari pengeledahan itu, lanjut Taufiq, petugas lapas telah menemukan handphone dan pisau.

“Ia (Nurul Huda, Red) mengaku menyembunyikan handphone usai sidang. Namun untuk pisau dapur kami belum dapat laporan pasti, karena sampai saat ini, kami masih terus menghimpun informasi,”ungkapnya.

Selain itu, Taufiq juga mengungkapkan, setelah video yang dibuat oleh Nurul Huda beredar luas, pihak lapas langsung melakukan penggeledahan di semua WBP. Tidak hanya itu, jika petugas menemukan barang-barang yang dilarang masuk lapas, maka akan diberikan sanksi tegas.

“Saya juga mengimbau  agar petugas lapas melaksanakan tugas lebih cermat lagi, kok sampai barang-barang larangan itu bisa lolos dan harus lebih memperketat,” tandasnya.

Ia juga meminta, masyarakat yang melihat video tersebut, bisa lebih arif dalam menilai. Karena pihkanya menyebutkan, tidaklah mudah menjaga sebuah lapas yang over kapasitas dengan jumlah petugas terbatas. Sehingga tidak menutup kemungkinan lolosnya handphone tersebut.

Kuasa hukum Nurul Huda, Nugroho Budiantoro, menyatakan, jika kliennya terlalu putus asa saat membuat video itu. Menurutnya, isi dari video itu merupakan curahan hati Nurul Huda lantaran merasa tidak mendapat keadilan. “Saya sudah melihat video itu. Saya rasa dia sangat putus asa, sehingga membuat video tersebut. Saya juga sangat yakin, klien saya didzalimi oleh pimpinannya,” katanya (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

12,293FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Related News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Penantian D-dimer