33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

BPR Arto Moro Semarang Peringati Hari Kartini

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jajaran pengurus dan karyawan BPR Arto Moro Semarang, Senin (23/4) kemarin, menggelar apel peringatan Hari Kartini di halaman kantor pusat BPR Arto Moro, Jalan Gajah Raya 155 Semarang.

Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Ibu RA Kartini yang merupakan pahlawan/tokoh emansipasi wanita Indonesia, maka seluruh petugas upacara adalah karyawati BPR Arto Moro. Mereka mengenakan busana tradisional dan nasional wanita Indonesia. Pun, karyawan pria. Sekaligus, menyambut dan memeriahkan HUT ke-10 pada BPR Arto Moro pada 3 Mei 2018. Usai upacara, digelar pemilihan Mas dan Mbak Arto Moro 2018.

Bertindak selaku pemimpin upacara adalah Kepala Personalia/HRD, Ira Chandrasari SE. Dalam amanatnya, Ira Chandrasari menyampaikan, “Sebagai karyawati, kita harus meneladani Ibu Kartini yang dengan pemikiran dan tindakannya, telah menjadikan wanita Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan dirinya, baik di lingkungan rumah tangga, masyarakat, maupun di lingkungan pekerjaan.”

Karena itu, sambung Ira, sebagai karyawan wanita yang berkarya di PT BPR Arto Moro, wajib menunjukkan bahwa peran perempuan bukan hanya sebagai pelengkap di perusahaan. “Tetapi juga harus menjadi bagian penting dari produktivitas atau hasil kinerja perusahaan.”

Menanggapi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh direksi dan karyawan BPR Arto Moro, DR. H. Subyakto, SH, MH, MM selaku komisaris utama menyampaikan terima kasih.

Peringatan Hari Kartini, kata Subyakto, bentuk apresiasi BPR Arto Moro terhadap kesetaraan gender dan emansipasi wanita. “Selain upacara sebagai bentuk penghormatan kepada RA Kartini, juga sebagai bentuk mengulang kembali memori kita di masa-masa sekolah dulu. Ini perlu dilakukan agar karyawan merasa ada suasana baru di tengah rutinitas aktivitas selama ini.”

Kegiatan lainnya, donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Semarang pada 3 Mei. Subyakto mempersilakan kepada nasabah / calon nasabah yang kebetulan berada di kantor pada saat pelaksanaan donor darah, untuk ikut berpartisipasi. “Saya pribadi, setiap 3 bulan sekali, rutin melakukan donor darah di PMI, karena memang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan bermanfaat pula bagi sesama”, pungkas Subyakto. (isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berkah Api Abadi, Harapkan Atlet Semarang Berjaya

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Warga Semarang patut berbangga, kotanya menjadi salah satu kota dari 53 daerah yang dilalui Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018. Ratusan...

Tingkat Disiplin Siswa dengan Sing Bat

TERLAMBAT adalah sebuah fenomena yang sering terjadi di kalangan anak sekolah atau pelajar. Bahkan tidak hanya terjadi pada kalangan pelajar, tapi juga pada para...

Pendidikan Multikulturalisme di Sekolah, Yes!

AKHIR-akhir ini sering kali kita disajikan berita tentang tindakan diskriminatif  yang didapatkan oleh golongan tertentu atas tindakan golongan tertentu. Berita itu tersaji melalui media...

Harga Emas Batangan Naik

Seorang wiraniaga sedang menunjukkan emas batangan produksi PT Aneka Tambang, Tbk. (Antam) di Butik Emas DP Mall, Kota Semarang, kemarin. Harga emas batangan Antam...

Selama 2017, 77 Koruptor Dieksekusi

SEMARANG-Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) pada Sabtu (9/12) ini, jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng, kemarin (8/12) turun ke jalan. Mereka melakukan kampanye perangi...