33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Kirab Budaya dan Reli Mobil Kuno Berlangsung Meriah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MASIH JALAN : Salah satu peserta reli mobil kuno yang akan menempuh perjalanan sesuai rute yang ditentukan. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MASIH JALAN : Salah satu peserta reli mobil kuno yang akan menempuh perjalanan sesuai rute yang ditentukan. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Selama 2 hari lalu, warga Kota Magelang dihibur dengan dua acara menarik. Yakni kirab budaya yang berlangsung Minggu (22/4) dan reli mobil kuno pada Sabtu (21/4) dan Minggu (22/4). Kedua acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-1.112 Kota Magelang.

Sekitar 47 peserta kirab budaya tampil bergantian menghibur warga Kota Magelang yang sejak siang hari sudah memadati Alun-alun Kota Magelang. Rasa penasaran penonton terbayarkan. Pasalnya, tiap peserta tampil maksimal dan totalitas dalam busana.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, kegiatan ini adalah cermin keberagaman kesenian dan budaya di Kota Magelang. Kirab budaya dikatakan sebagai wadah untuk memperkenalkan secara lebih luas. “Ini adalah kesempatan untuk unjuk kreasi dan kreativitas, utamanya dalam mengembangkan seni budaya di Kota Magelang, agar kotanya makin maju dan makin baik,” ujar Sigit didampingi wakilnya, Windarti Agustina.

Sehari sebelumnya, 125 mobil kuno dari berbagai daerah dijajal ketangguhannya untuk mengikuti reli dengan rute Kota Magelang-Jogjakarta-Magelang dan Magelang-Temanggung-Magelang. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Pengda Jawa Tengah.

“Mobil tertuanya ada merek Dodge sedan keluaran tahun 1937, sementara mobil termuda itu keluaran di atas tahun 1978,” kata Ketua Seksi Acara Reli Mobil Kuno, Joko Soeparno.

Pada Sabtu (21/4), peserta reli menempuh rute dari Kota Magelang menuju Museum Merapi, Jogjakarta dan kembali ke Kota Magelang. Lalu kemarin, mereka berangkat dari Kota Magelang menuju Kabupaten Temanggung dan kembali ke Kota Getuk. “Rute memang sengaja tidak hanya di seputar Magelang saja. Karena kita menyadari, teman-teman yang dari luar daerah juga butuh hiburan selain di sini,” ujarnya.

Soli Saroso, 64, seorang peserta asal Kota Magelang mengaku sudah sebelas kali mengikuti reli mobil kuno. Menurutnya, reli dengan mobil kuno memiliki tantangan tersendiri. “Kita menguji kemampuan kita mengemudikannya dan juga perhitungan waktu,” tutur kolektor mobil VW Safari itu. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pos Layanan Butuh Perbaikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejumlah dinas di Pemkot Semarang dinilai belum memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Hal ini diketahui dari hasil survei yang dilakukan pengamat...

Mythophobia, Penghambat Keterampilan Berbicara

MELAKUKAN kesalahan adalah manusiawi. Tetapi ada orang yang tak berani menyatakan atau melakukan sesuatu karena takut salah. Begitu juga dalam kegiatan pembelajaran. Sering kita...

Pemkab Gelar Pengobatan Gratis

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar berbagai event dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Batang ke-52. Salah satunya, menggelar pengobatan gratis dan...

Hasanah Tour & Travel Gelar Promo Ramadan

SEMARANG – Memasuki bulan penuh berkah, yakni Ramadan, Hasanah Tour and Travel mengajak sejumlah pelaku bisnis untuk menyemarakkan bulan. Salah satunya dengan melakukan penandatanganan...

Sehari, 24 Ribu Pemudik Naik KA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Arus mudik Lebaran 2018 dengan moda transportasi kereta api (KA) mulai terasa. Jumat (8/6) siang, jumlah pemudik yang tiba di Stasiun Tawang Semarang...

Pelajar Sumbang Pendapatan Trans Semarang Rp 2,53 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menunjukkan perhatian terhadap dunia pendidikan. Setelah menggratiskan biaya sekolah bagi siswa SD hingga SMP negeri,...