33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Kabupaten Pekalongan dan Batang Cetak MURI

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SENANG : Bupati Batang saat menerima plakat rekor MURI dari perwakilan MURI di atas panggung rakyat pemecahan rekor pepes ikan, Minggu (22/4). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SENANG : Bupati Batang saat menerima plakat rekor MURI dari perwakilan MURI di atas panggung rakyat pemecahan rekor pepes ikan, Minggu (22/4). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – KABUPATEN Pekalongan dan Kabupaten Batang sama-sama meraih Museum Rekor Indonesia (MURI). Kabupaten Pekalongan berhasil mengumpulkan 16.310 nasi bungkus megono yang disantap bersama oleh para ibu dan warga dalam peringatan hari Kartini, mengalahkan rekor Kota Pekalongan tahun 2006 yang menyediakan nasi megono sebanyak 7.756 bungkus. Sedangkan Kabupaten Batang sukses dengan menyajikan sebanyak 17.650 pepes ikan yang mematahkan rekor sebelumnya Kabupaten Muara Tanjung Enim Sumatra Selatan yang menyajikan 14.488  ribu pepes ikan.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini, dirayakan dengan makan nasi megono bersama di Alun-Alun Kajen, Pekalongan, Sabtu (21/4). Sebagian besar kaum perempuan tetap mengenakan kebaya. “Ada sejarahnya kenapa megono sampai di Pekalongan. Nasi megono merupakan makanan ransum prajurit Mataram saat melawan penjajah. Cacahan nangka muda yang diolah dengan bumbu rempah-rempah yang ada di Pekalongan dan ini warisan leluhur,” kata Bupati Pekalongan.

Eksekutif Manager MURI, Sri Widayati, mengungkapkan bahwa rekor MURI penyedia nasi megono, masuk dalam empat kriteria yaitu Paling, Pertama, Unik dan Langka (PPUL). Dan menyediakan nasi megono sebanyak 16.310 bungkus disantap bersama adalah hal yang unik dan langka. “Kami catat di piagam dengan nomor 8415 dan piagam kami anugerahkan ke Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. Rekor sebelumnya yang dicatat pada 31 Oktober 2006 di Kota Pekalongan sudah terpatahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemkab Batang telah mencatatkan 4 rekor sebelumnya, antara lain Pembuatan Emping Terbesar pada Oktober 2003, Makan Mie Instan dengan Peserta Terbanyak dengan 10.388 peserta pada 2 Oktober 2005, Pembuatan Posko Mudik Terbesar 34 x 34 Meter pada 27 Oktober 2005 dan terakhir Pagelaran Senam PAUD dengan Peserta Terbanyak, 21.889 anak pada 12 Mei 2012.

Tahun 2018 ini, mencatat rekor sajian pepes pindang bakar yang butuh 4 hari penyiapannya. Dengan melibatkan 100 sukarelawan dari warga Gang Musi Dukuh Ketandan Proyonangan Utara Kecamatan Batang Kabupaten Batang. “Alhamdulillah kami sukses memecahkan rekor ini atas usaha keras warga Batang dan nelayan. Mereka mau kerja keras dan ini hasilnya luar biasa,” ucap Bupati Batang Wihaji, Minggu (22/4).

Dengan MURI ini, katanya, hendak menujukkan ke pemerintah pusat bahwa orang Batang turut dalam program menyukseskan gerakan makan ikan. Karena ikan memang lezat dan bergizi tinggi, apalagi hasil ikan Batang juga terkenal melimpah ruah. Rekor ini juga dalam rangka upaya mempromosikan Kabupaten Batang melalui kuliner. “Ke depan kami ingin pindang jadi makanan khas dan oleh-oleh dari Batang,” seru Wihaji didampingi istrinya Uni Kuslantasi.

Sri Widayati dari MURI menjelaskan bahwa rekor yang diraih ini dalam klasifikasi terbanyak mematahkan rekor sebelumnya yaitu pepes ikan sebanyak 14.550 dari warga Muara Enim. “Warga Batang sukses memecahkan rekor sebelumnya, dengan total pepes ikan 17.650 buah. Menumbangkan rekor sebelumnya, 14.488 pepes ikan,” ucapnya.

Atas prestasinya tersebut, maka warga Batang kembali tercatat di rekor dunia MURI dengan nomor regristasi Nomor Rekor :8421/R.MURI/IV/2018, dan yang tercatat sebagai rekoris adalah Pemerintah Kabupaten Batang. (thd/han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KPK Sentil Layanan Perizinan Wonosobo

WONOSOBO–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikan kepada Pemkab Wonosobo untuk segera menertibkan sistem pelayanan perizinan. KPK juga meminta Pemkab mendorong penguatan lembaga pengadaan barang dan...

Pembersihan Enceng Gondok Dikebut

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sudah satu tahun dilakukan, pembersihan enceng gondok di waduk Rawapening baru mencapai 80 hektare. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Semarang, Mundjirin,...

Promosikan Potensi Wisata Melalui Keris Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berbagai langkah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batang untuk promosi wisata. Salah satunya yang dilakukan oleh Bupati Batang Wihaji, yang promosikan Wisata...

Utamakan Dukungan Keluarga

Kesibukan dalam bekerja membuat Lia harus pintar membagi waktu dengan keluarga. Apalagi kodrat sebagai wanita adalah menjadi ibu. Istri dari Ahmad Arifien ini mengaku...

Sektor Jasa Alami Percepatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha di Jateng pada triwulan IV 2017 mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan...

PKL Kucing-Kucingan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang menertibkan pedagang sayuran dan gorengan...