33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Ajari Masyarakat Deteksi Dini Hipertensi

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hipertensi atau tekanan darah tinggi, jika tidak dikendalikan atau diketehaui bisa membahayakan. Beberapa penyakit kronis bisa timbul jika hipertensi dibiarkan, seperti stroke, jantung, penyakit ginjal dan gangguan penglihatan.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban karena hipertensi, mahasiswa Profesi Ners STIKES Karya Husada Semarang, mengajak anggota PKK di RW 1 Kelurahan Sendangmulyo Semarang untuk menjadi kader kesehatan di lingkungan sekitar.

“Para kader ini nantinya akan melakukan pendeteksian dini kepada lansia agar bisa memberikan penyuluhan dan mengontrol tekanan darah pada lansia yang sering terkena hipertensi,” kata mahasiswa Profesi Ners Angkatan 15 Stikes Karya Husada Semarang, Vandri Umbro disela-sela aktivitas Pos Bindu di Balai RW I, Kelurahan Sendangmulyo.

Vandri menjelaskan, sebanyak 15 kader PKK RW I, sebelumnya dilatih cara untuk memerikasa gula darah, asam urat dan kolestrol, selain itu juga cara mengukur tekanan darah. Mereka pun diberikan pembekalan dan pantauan khusus agar menjadi tonggak utama untuk melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat jika terjadi komplikasi penyakit di tengah masyarakat.

“Para kader ini sebelumnya kader Posyandu, namun mereka juga kami latih untuk membuka Pos Bindu, bedanya adalah untuk memeriksa para lansia yang ada di RW 1 ini,” terangnya.

Hasil dari Pos Bindu kemarin, lanjut Vandri, dari 62 lansia yang ada di RW I Kelurahan Sendangmulyo, sebanyak 40 lansia diketahui mengidap hipertensi dan berisiko terkena penyakit kronis. “Biasanya hipertensi terjadi karena pola hidup, yakni sering makan asin, santan dan berlemak hingga jarang berolahraga,” ucapnya.

Olahraga khusus lansia sendiri, dianjurkan adalah olahraga ringan, misalnya jalan-jalan hingga senam. Para mahasiswa ini pun mengajarkan cara membuat vertikal garden guna mengisi kesibukan para lansia sekaligus berolahraga.

Pihaknya berharap, para kader yang dilatih ini bisa meneruskan Pos Bindu yang dibentuk, para mahasiwa pun menyumbangkan beberapa alat kesehatan berupa pengukur gula darah dan kolestrol, sampai alat pengukur tekanan darah. “Kami juga membuat bank sampah untuk warga disini, bank sampah tersebut hasilnya dibuat biaya operasional Pos Bindu,” tandasnya.

Ketua PKK RW I Kelurahan Sendangmulyo, Ainil Mustaghfiroh mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Ners Angkatan 15 Stikes Karya Husada sangat bermanfaat dan membantu warga sekitar. “Dengan pelatihan ini kami bisa melakukan langkah antisipasi agar warga kami bisa melakukan gerakan hidup sehat,” tambahnya. (den/sct/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...