33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Jateng Kalah Saing dengan Jogjakarta

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Robot buatan kampus Jateng, belum bisa berbicara banyak di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional III wilayah (Jawa bagian tengah, Kalimantan bagian timur dan selatan) yang digelar di Balairung UPGRIS, akhir pekan lalu. Robot kampus Jateng, masih kalah saing dengan robot buatan kampus asal Jogjakarta.

Menurut Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof Intan Ahmad PhD, ada 28 perguruan tinggi dari 171 perguruan tinggi di wilayah III, telah lolos seleksi di tingkat masing-masing provinsi. Dengan 74 robot yang berhasil lolos seleksi. Namun lomba tersebut dibagi 4 kategori yaitu Kontes Robot ABU Robocon Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).

Hasilnya, perguruan tinggi dari Jogjakarta mendominasi menyabet juara hampir di setiap kelas dan berhak mewakili regional III ke tingkat nasional. Kategori KRAI, Tim Heroes Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai Juara I. Sementara kategori KRSBI Beroda diraih Tim Mobo Evo Universitas Negeri Jogjakarta (UNY). Lalu untuk KRSTI, juara I diraih Tim Lanange Jagad Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta. Universitas Sultan Agung Semarang (Unissula) berhasil menyelamatkan wajah Jateng dengan menyabet juara I KRPAI Berkaki.

Secara otomatis, tim robot terbaik tersebut bakal melaju ke KRI tingkat Nasional tahun 2018 bertarung dengan wakil-wakil tim dari regional lainnya. Untuk KRI tingkat nasional, kami gelar pada 11-14 Juli 2018 di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (UMY). “Pemenang dari masing-masing regional akan dipertemukan di tingkat nasional. Pemenang nasional akan dikirim lagi ke tingkat internasional dalam ajang ABU Robocon 2018 di Ninh Binh, Vietnam. Kemudian juara pertama KRPAI Tingkat Nasional 2018 akan menjadi wakil Indonesia pada Trinity College International Robot Contest 2019 di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat,” katanya.

Terpisah, Rektor UPGRIS, Dr Muhdi mengatakan, sebagai tuan rumah pihaknya sangat antusias mendukung KRI 2018. Bahkan ia mengaku jika persiapan telah dilakukan secara serius jauh-jauh hari sebelum acara dimulai. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua tim dan para pendukungnya,” katanya.

Dalam ajang tersebut, UPGRIS mengandalkan dua robot yakni Robot Heaven NPM di Divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Robot Astro NPM di Divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). Namun kalah di babak kedua. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rekayasa Pendidikan  untuk Pembentukan Karakter Generasi Abad 21

RADARSEMARANG.COM - Pendidikan adalah  proses menuju masa depan.  Pendidikan harus mampu menyiapkan generasi tangguh abad 21.  Tugas pendidik tidak hanya melahirkan generasi pandai tetapi...

Ajak Gunakan Medsos yang Bijak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelurahan Palebon, Pedurungan, menggelar sosialisasi “Penggunaan Media Sosial dengan Bijak” yang diselengarakan di SMP IT PAPB...

Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Memimpin Kabupaten selama kurang lebih 1 tahun 6 hari, Bupati Batang wihaji dan wakil Bupatai Batang Suyono meminta seluruh Aparat Sipil...

Hoax Formasi #2019GantiPresiden di UMM, Rektor: Kami Upayakan Hukum

JawaPos.com - Jagat dunia maya belakangan ini dihebohkan dengan foto formasi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bermuatan politis. Dengan latar belakang putih,...

Ajak 30 Anak Panti Asuhan Bergembira

SEMARANG - Senyum gembira terlihat dari 30 anak yatim piatu, siang kemarin. Ya, mereka mendapatkan hadiah Lebaran berupa baju baru dari Hotel Ciputra Semarang...

Gandeng Perbanas, Gelar Job Fair

SEMARANG – Tingginya minat kerja di dunia perbankan membuat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Career Center (UCC) menggandeng Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas), untuk menggelar...