33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Gratiskan Cuci Ragam Peralatan Ibadah

Jalankan Bisnis Laundry Sembari Mencari Berkah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Jika sebagian besar orang membuka bisnis dengan tujuan meraup keuntungan, Indahyani menambah tujuannya menjalani bisnis untuk mencari berkah. Sudah setahun ini, ia membuka laundry dengan menggratiskan jasa cuci peralatan ibadah.

SIGIT ANDRIANTO

DITANYA apakah tidak takut rugi, dengan tegas ia menjawab tidak. Sebab sedari awal ibu satu anak ini memang berniat bisnis untuk beribadah. Ia yakin, rejekinya tidak akan berkurang ketika ia menggunakannya dengan niat sedekah.

Awalnya bisa dibilang hanya coba-coba. Namun, karena permintaan yang terus datang, mau tidak mau, ia harus melanjutkan bisnis yang ia bubuhi label ini, Indah Laundry. ”Dulu ada yang nyuciin alat ibadah saja sampai berkali-kali. Mungkin dia tidak tahu kalau gratis. Tapi sekarang dia jadi pelanggan dengan cucian lainnya. Mungkin juga karena nggak enak,” kenangnya.

”Bahkan ada juga yang nyuciin lebih banyak alat ibadahnya daripada pakaian biasa. Ya kita kerjain, karena memang sudah diniatkan begitu kok,” ujarnya menambahkan.

Tekadnya menggarap ladang amal ini memang sudah bulat. Terlebih setelah mengikuti sejumlah kajian. Bahkan ia mengaku telah meninggalkan bisnis lainnya dengan keuntungan yang lebih besar karena dinilainya kurang sesuai dengan keyakinannya. ”Secara itung-itungan, memang tidak masuk. Namun, ada saja cara Tuhan memberikan rejeki kepada saya,” jelas Indah kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain senang bisa membantu sesama, bisnis laundry ini telah memberikan banyak pelajaran bagi Indah. Ia mengaku lebih menghargai uang ketika mengetahui betapa susahnya mencari uang dari bisnisnya ini. Maklum, ia menjalankan bisnis laundry di kawasan mahasiswa, sehingga ia harus menyesuaikan dengan harga mahasiswa.

”Mau tidak mau harganya harus murah. Karena tahu sendiri, mahal sedikit mereka bisa kabur. Pelajarannya, kalau dulu mungkin suka belanja, sekarang jadi lebih hemat. Ini salah satu pelajaran yang saya dapatkan,” ujarnya.

Ke depan, Indah berniat mencuci perlengkapan salat di masjid dengan mengambilnya secara langsung. Ia tergerak untuk melakukan hal ini karena sering melihat perlengkapan ibadah yang perawatannya kurang maksimal.

”Tapi memang harus bertemu dulu dengan pengurusnya, sehingga bisa mengetahui jumlah satuannya dan yang kita ambil berapa. Sehingga ketika dikembalikan dalam keadaan bersih dan tidak berkurang. Jadi jelas,” ungkapnya. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Daftar Pemilih Jangan Sampai Luput Lagi

SEMARANG - Kalangan DPRD Jateng ingin memastikan seluruh warga yang punya hak pilih di Pilgub dan Pilkada 2018 mendatang, masuk dalam daftar pemilih. Sebab,...

Laju Kendaraan Sangat Kencang, Jatingaleh Butuh JPO

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan hak pejalan kaki. Sayangnya, banyak JPO yang sudah ada, kurang terawat dan kurang dimaksimalkan. Bahkan, di Jatingaleh yang arus...

Babi Gemuk

Gajah lawan gajah. Babi gemuk yang kelimpungan. Ekspor Singapura turun drastis: 17 persen. Selama enam bulan pertama tahun ini. Itulah data terbaru sampai akhir...

2018, GOR Samapta Bisa Digunakan

MAGELANG–Proyek renovasi Gelanggang Olahraga (GOR) Samapta area sport center Sanden Kota Magelang, telah selesai. Pelaksana proyek bahkan sudah menyerahkan bangunan tersebut ke Dinas Pekerjaan...

Tangan Melepuh Gara-Gara Bass

MENEKUNI dunia musik bukanlah hal baru bagi Zulia Fitriani. Gadis yang genap berusia 17 tahun ini telah bergelut di dunia musik sejak kelas 2...

Tembang Macapat Tingkatkan Unggah-Ungguh Siswa

FENOMENA pendidikan yang akhir-akhir ini terjadi di negara kita sangat memprihatinkan bagi penerus perjuangan bangsa di masa yang akan datang. Kemajuan teknologi dan komunikasi...