33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Usul Sunan Kuning Jadi Wisata Religi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rencana penutupan Resosialisasi Argorejo atau Lokalisasi Sunan Kuning (SK) mendapat tanggapan dari DPRD Kota Semarang. Komisi D meminta Pemkot Semarang untuk mempersiapkan secara matang atas rencana penutupan lokalisasi terbesar di Kota Semarang.

Mereka menilai lebih tepatnya bukan penutupan lokalisasi, tetapi alihfungsi kawasan. “Pemkot Semarang menginginkan penghilangan praktik prostitusi dan bisnis ilegal seperti pengelolaan tempat hiburan karaoke, bukan kegiatan ekonominya. Selayaknya, kegiatan ekonomi seperti rumah makan, warung kelontong dan lain-lain tetap dikembangkan,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narindro, Jumat (20/4).

Dia mengusulkan kawasan Resosialisasi Argorejo dialihfungsikan sebagai kawasan wisata religi dan kuliner. Sebab, kawasan tersebut memiliki potensi berupa situs budaya berupa makam Sun An Ing. “Sehingga ekonomi berbasis masyarakat, tetap berkembang,” kata Laser.

Laser mendukung langkah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, bukan menutup total lokalisasi SK. Tetapi alihfungsi kawasan. Rencana ini menindaklanjuti instruksi Menteri Sosial yang tertuang dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos) terkait penutupan lokalisasi di Indonesia yang ditarget sampai 2019.

“Tidak hanya Argorejo, tetapi juga Lokalisasi Gambilangu di perbatasan Mangkang dan Kaliwungu Kendal. Kami berharap, Pemkot Semarang bekerjasama dengan Pemkab Kendal,” katanya.

Meski demikian, lanjut Laser, mengenai strategi pengalihanfungsi Resosialisasi Argorejo dan Gambilangu ini hingga sekarang masih dalam proses kajian Dinsos dan Bappeda Kota Semarang.

“Kami juga telah koordinasi dengan Kemensos. Mereka siap memasilitasi alihfungsi tersebut. Mulai dari tahap perencanaan, sosilisasi hingga tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Kajian tersebut, lanjut Laser, mangurai dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di lokasi tersebut. Melakukan edukasi, pelatihan keterampilan, wirausaha, terhadap para pekerja seks. Termasuk bagaimana mengantisipasi agar permasalahan HIV AIDS tidak menyebar.

“Yang terpenting, bagaimana pemanfaatan kawasan tersebut setelah dilakukan penutupan. Harapannya, tentu saja ada solusi jangka panjang. Bukan hanya sekadar jangka pendek,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Y Said, menargetkan, Resosialisasi Argorejo ditutup akhir 2018. Hal itu menjadi desakan dari Kementerian Sosial yang menargetkan 2019 di setiap kabupaten/kota di Indonesia bebas dari praktik prostitusi.

“Kami telah melakukan tahapan-tahapan untuk menuju penutupan tersebut. Di antaranya, melakukan pelatihan-pelatihan wirausaha maupun keterampilan bagi para penghuni. Kami minta semua pihak yang berkaitan dengan Argorejo bisa legawa,” ujarnya.

Dijelaskannya, konsep penutupan Resosialisasi Argorejo tidak serta merta mematikan aktivitas di sana. Tetapi akan diubah menjadi tempat yang lebih produktif dan positif. “Misalnya menjadi pusat wisata kuliner. Prinsipnya tempat itu nantinya digunakan sebagai aktivitas positif dan produktif,” katanya.  (amu/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siapa Robert Lai dan Meiling?

Begitu banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan saya, maka saya akan ungkap kisah persahabatan saya...

Menakar Kadar Kebahagiaan, Mungkinkah?

BEBERAPA bulan lalu, Jaringan Solusi Pembangunan Berkesinambungan, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis Laporan Kebahagiaan Dunia 2017 yang menempatkan Indonesia di urutan ke-81 dari 155...

Produk Hukum Diharapkan Berbasis Pancasila

SEMARANG - Produk hukum yang dibuat harus sesuai dengan Pancasila. Namun hal ini diperlukan upaya keras. Pasalnya, nilai-nilai abstrak Pancasila harus diterjemahkan terlebih dahulu...

Tukang Gigi Dilarang Pasang Behel

SALATIGA – Polres Salatiga mendapatkan apresiasi atas penindakan hukum terhadap tukang gigi yang memasang behel (kawat gigi) ke masyarakat belum lama ini. Hal ini...

Durasi Waktu Puasa di Daerah Kutub

Pertanyaan: Assalamualaikum Wr Wb Bapak Kiai Ahmad Izzuddin yang saya hormati, saya ingin menanyakan tentang suatu hal yang berkaitan dengan Durasi Waktu di daerah kutub,...

Nasi Goreng Sidoarjo di Negeri Jiran

– Nama Anda siapa? + Pak Cik Abin, pak. – Maksud saya, nama Anda yang sebenarnya… + Pak Cik Abin pak. Ini kartu nama saya… Dia berdiri mengambil...