Semakin Percaya Diri dengan Model Gallery Walk

spot_img

RADARSEMARANG.COM – PEMBELAJARAN IPS berguna untuk mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan. Siswa diharapkan dapat belajar memecahkan masalah dan memiliki keterampilan dalam kehidupan sosial. Pembelajaran IPS juga mempunyai tujuan agar siswa dapat berpikir logis, kritis dan memiliki rasa ingin tahu. IPS  membahas tentang hubungan antara manusia dalam lingkungannya. Lingkungan masyarakat dimana mereka tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari masyarakat tersebut. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial seperti: sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi, politik, hukum dan budaya. IPS dirumuskan atas dasar realitas dan fenomena sosial yang mewujudkan suatu pendekatan interdisipliner dari aspek dan cabang-cabang ilmu-ilmu sosial. Permasalahan yang sering dijumpai dalam pembelajaran IPS, antara lain guru dalam  mengajar masih menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah.

Proses pembelajaran di kelas dengan metode ceramah menekankan kepada kemampuan siswa untuk menghafal informasi. Sebagian besar siswa tidak menyukai pelajaran IPS karena mereka beranggapan bahwa pelajaran IPS adalah menghafal dan menghafal. Dengan metode ceramah satu arah siswa tidak didorong aktif untuk memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sosial, sehinggamenyebabkan siswa kurang antusias, tidak bersemangat dan cenderung bosan. Metode ini  membuat siswa tidak aktif dan tidak percaya diri dalam mengemukakan pendapat. Salah satu cara untuk membangun aktifitas dan rasa percaya diri dalam pembelajaran IPS adalah menggunakan model pembelajaran Gallery Walk.

Model pembelajaran merupakansalah satu komponen penting dalam pembelajaran. Melalui model pembelajaran guru dapat membantu siswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, ide, cara berpikir dancara-cara belajar. Model Gallery Walkmenuntut siswa untuk membuat suatu daftar atau catatan kecil baik berupa gambar atau skema sesuai dengan hasil diskusi kelompok untuk dipajang di depan kelas. Ide kreatif siswa dapat dapat dituangkan di sini. Siswa dapat bertanya, menjawab dan mengemukakan pendapat dalam diskusi kelompok maupun pada saat mengunjungi gallery/ pameran kelompok lain.

Baca juga:   Kupas Tuntas Program Pkl Jurusan Akuntansi

Langkah-langkah model pembelajaran Gallery Walk.Guru membagi siswa dalam kelompok yang terdiri dari empat anak. Masing-masing kelompok diberi tugas untuk membahas materi yang berbeda. Setiap kelompok diberi kertas plano/ karton. Hasil diskusi ditulis pada kertas plano/ karton denganmembuat judul, daftar, tulisan atau gambar. Setelah selesai berdiskusi kertas plano/ karton ditempel di dinding dengan ditunggu oleh dua siswa sebagai penjaga pameran. Dua siswa yang lain berkeliling mengunjungi pameran kelompok lain. Pada saat pamerannya dikunjungi kelompok lain, dua siswa yang berperan penjaga pameran mempresentasikan hasil diskusi mereka dan menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung. Pegunjung akanmengoreksi hasil karya mereka. Sedangkan dua siswa yang berperan sebagai pengunjung,berkeliling mengunjungi pameran kelompok lain. Pengunjung pameran  memperoleh informasi dari pameran yang dikunjungi. Mereka dapat  mencatat atau menanyakan  hal-hal baru yangbelum dipahami. Dapat juga memberikan masukan guna memperbaiki hasil karya kelompok yang dikunjungi. Begitu seterusnya sampai masing-masing kelompok saling mengunjungi.

Menggunakan model pembelajaran Gallery Walk atau Pameran Berjalan, materi pelajaran mudah dipahami siswa karena siswa diberi kesempatan untuk berkreasi membuat suatu karya. Dengan berdiskusi di kelompoknya siswa dituntut untuk berani mengemukakan pendapat atau ide agar hasil karya mereka maksimal. Siswa dibiasakan membangun budaya kerja sama dalam memecahkan masalah, menghargai dan mengapresiasi hasil karya orang lain. Pada saat siswa berperan sebagai penjaga pameran, mereka dituntut berani mengemukanan pendapat dan mempertahankan pendapatnya apabila ada pertanyaan atau koreksi dari kelompok lain. Begitu juga siswa yang berperan sebagai pengunjung pameran juga ditutut untuk berani bertanya atau mengoreksi hasil karya kelompok lain. Siswa tidak terlalu bergantung kepada guru dalam menemukan informasi dari berbagai sumber, sehingga dapat menambah rasa percaya diri. Dengan  menggunakan model Gallery Walk siswa tidak lagi jenuh mengikuti pelajaran IPS, karena disamping menyenangkan rasa percaya diri mereka juga semakin meningkat. (tj3/2/aro)

Baca juga:   Ayo Kenalilah Lingkungan Sekolah Kita

Guru SMP Negeri1 Wonosobo

Author

Populer

Lainnya