33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Pabrik Mortar Invasi ke Semarang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Cipta Mortar Utama di bawah bendera Saint Gobain Group melakukan groundbreaking di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang, Jumat (20/4). Kehadiran pabrik mortar atau adukan semen yang rencananya dioperasikan awal tahun 2019 ini mampu menghasilkan sekitar 170 ribu ton per tahun.

Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama, Jose Martos menjelaskan, Semarang merupakan pabrik kelima di Indonesia. Pabrik dengan nilai investasi sekitar 9 juta Euro atau sekitar Rp 150 miliar ini berdiri diatas lahan seluas lebih dari 2 hektare. Karena itu, pihaknya mengaku sangat serius dan berkomitmen untuk turut berkontribusi menghadirkan produk material bangunan dan layanan yang dapat menunjang produktivitas pekerjaan, lebih modern, dan lebih ramah lingkungan.

“Kami terus meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia serta memiliki rencana pembangunan pabrik berikutnya di beberapa lokasi hingga tahun 2021 seiring dengan besarnya permintaan konsumen untuk menggunakan produk mortar instan. Hal ini juga dapat menjadi salah satu indikasi bahwa Indonesia adalah negara yang menjanjikan untuk investasi, serta pasar yang sangat potensial,” jelasnya di sela-sela prosesi groundbreaking.

Kehadiran pabrik baru ini pun siap mendukung mendukung pembangunan infrastruktur di Jateng.
National Marketing Director PT Cipta Mortar Utama Anton Ginting, menjelaskan, sudah banyak bangunan di Jateng, khususnya Kota Semarang yang menggunakan material hasil produksinya.

“Tahun lalu, kami terlibat dalam pembangunan di Unnes (Universitas Negeri Semarang). Kami juga mengambil bagian dalam pembangunan hotel-hotel baru di Semarang,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini konsumen di Jateng mendapatkan mortar dari daerah Jabar dan Jatim. Karena itu, dia berharap, adanya pabrik di Semarang ini bisa memenuhi kebutuhan mortar di seluruh wilayah di Jateng.

“Kapasitas produksi kami di seluruh pabrik di Indonesia sekitar 800 ribu ton per tahun. Jadi Semarang ini menyumbang hampir 20 persennya,” bebernya.

Anton menegaskan, pabrik mortar ini bukan pabrik semen. Hanya mengolah semen, pasir, bahan adiktif, serta material lain menjadi material bangunan yang sudah matang. Artinya, aktivitas pabrik tidak bersinggungan dengan galian alam.

“Bahan baku semen akan kami ambil dari berbagai sumber, prioritas dari Jateng. Tapi tidak menutup kemungkinan akan ambil dari daerah lain juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Semarang, Ulfi Imran Basuki yang hadir dalam acara itu menambahkan, Semarang telah memiliki kekuatan dan potensi untuk membangun menjadi kota yang lebih baik.

“Kami justru berterimakasih sudah menyumbang inventasi di Kota Semarang. Di tiga bulan pertama tahun ini, sudah ada inventasi Rp 5,8 triliun, belum sama PT Cipta Mortar Utama ini. Kalau total investasi tahun 2016 Rp 10,5 triliun dan naik hampir 100 peren di 2017, yakni Rp 20,5 triliun,” tegasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...