33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

ELPSA dalam Pelajaran Matematika

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – ELPSA adalah desain pembelajaran dibuat secara khusus untuk konteks Indonesia. ELPSA dikembangkan oleh tim RIPPLE (Research Institute For Profesional Practice Learnig & Education) yang diketuai oleh Prof Tom Lowrie dari Charles Sturt University Australia. Lima tahapan dalam ELPSA adalah Experiences, Language, Pictures, Symbols, Application.

Uraian dari detail komponen ELPSA dalam kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut: Tahap pertama adalah Experience (E) atau pengalaman, hal ini didasari bahwa indikasi dari pemahaman sebuah konsep akan bermakna bila dibangun dan dikaitkan dengan pengalaman peserta didik atau kesempatan terlibat dengan pihak lain (Wenger , 1999).

Tahap ini mempertimbangkan sejauhmana peserta didik menggunakan matematika selama ini, konsep yang diketahui, informasi yang diperoleh dan bagaimana matematika dialami baik di dalam maupun di luar sekolah. Pengalaman peserta didik baik yang bersifat pribadi maupun sosial menjadi dasar untuk memudahkan dan mempelajari konsep-konsep baru. Guru bersama peserta didik dapat  mengeksplorasi hubungan bangun datar dan bangun ruang dengan cara  mengidentifikasi bangun-bangun ruang yang ada di sekitar lingkungan peserta didik pada saat  menjelaskan materi unsur-unsur bangun ruang,

Tahap kedua adalah Language (L) atau bahasa, komponen ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang tepat agar pemahaman yang diharapkan sesuai dengan yang diharapakan. Cakupan dalam komponen ini adalah istilah/kata yang bersifat umum maupun khusus yang digunakan oleh guru dalam konsep matematika. Bahasa dalam matematika sangat penting karena harus digunakan secara tepat agar tidak membuat bingung peserta didik. Contoh penggunaan kata pojok dalam bahasa sehari-hari, sedangkan dalam bahasa matematika disebut sebagai sudut.

Tahap ketiga adalah Pictorial (P) atau gambar, dalam modul Guru Pembelajar KK (Kelompok Kompetensi) I tentang pemanfaatan media dan pengembangan materi pembelajaran dikatakan bahwa alat peraga menjembatani keabstrakan matematika dengan proses berpikir peserta didik.  Ide-ide abstrak dapat dipelajari dengan menggunakan representasi secara visual atau konkret. Representasi ini meliputi benda-benda konkret, alat peraga, model-model, gambar-gambar, pola diagram, grafik, tabel dan bagan.

Tahap keempat adalah Symbolic (S) atau simbol, komponen simbolik melibatkan peserta didik dalam menyajikan, mengkonstruksi dan memanipulasi informasi dalam bentuk simbol. Simbol dalam matematika meliputi bentuk aljabar, barisan bilangan, pernyataan yang menggunakan angka, definisi, teorema, rumus dan lain-lain. Dalam pembelajaran matematika, pengenalan simbol harus disertai pemaknaan. Misalnya perkalian 3×4 = 4×3 (sifat komutatif), tetapi keduanya mempunyai makna yang berbeda karena 3×4 maknanya 4+4+4, sedangkan 4×3 maknanya adalah 3+3+3+3. Jadi, apabila kita menerima resep obat yang tertulis 3×1, artinya obat tersebut diminum 1(sendok/tablet) sebanyak 3 kali (pagi-siang-malam) bukan sekali minun langsung 3 (sendok/tablet).

Tahap terakhir adalah application (A) atau aplikasi, komponen ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk melihat bagaimana matematika dapat digunakan di dalam dan di luar konteks sekolah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam ilmu pengetahuan yang lain. Komponen aplikasi sangat penting dalam proses pembelajaran, karena peserta didik yang hanya terlibat dalam manipulasi simbol tidak menjamin bisa merepresentasikan secara efektif dalam situasi yang baru. Aplikasi biasanya disajikan dengan cara mengintegrasikan beberapa konsep matematika, sehingga peserta didik dapat berinteraksi dengan situasi yang kompleks. Untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh pada konteks yang berbeda-beda diperlukan banyak latihan. Apabila peserta didik sudah memahami luas lingkaran dan luas persegi panjang, maka diharapkan peserta didik dapat menerapkan ke pemahaman yang baru berkaitan dengan luas dan volume tabung adalah salah satu contoh aplikasi.

Kerangka pembelajaran ELPSA ini tidak hanya cocok untuk mata pelajaran matematika saja, namun dapat digunakan oleh mata pelajaran yang lain.  Setiap aktivitas dalam pembelajaran akan didasarkan pada tahapan tersebut, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengalami proses belajar yang natural, kaya, dan menyenangkan.  (igi1/aro)

Guru SMP Negeri 6 Salatiga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...