33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

BAF Beri Wadah Seniman Berkreasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sempat vakum satu tahun, akhirnya Batang Art Festival (BAF) IV kembali digelar. Dengan tujuan utama meramaikan hari ulang tahun ke-52 Kabupaten Batang, BAF juga diharapkan menjadi wadah dan ruang para pecinta seni  Jawa Tengah bahkan Indonesia. Kegiatan yang digelar selama lima hari mulai tanggal 20 hingga 25 April 2018, resmi dibuka Jumat malam (20/4/2018).

“Tahun ini BAF memang kita angkat kembali. Harapannya bisa menjadi wadah dan ruang bagi pecinta seni yang bukan saja seniman Batang tapi juga dari luar daerah Batang,” ujar Bupati Wihaji usai membuka BAF yang berlangsung di Alun-Alun Batang Jumat tengah malam.

Di harapkan juga dengan seni akan muncul kreativitas dan inovasi karena seni merupakan pendekatan budaya untuk mengubah Kabupaten Batang. Bupati menyakini, pendekatan karakter dengan kekuatan budaya dan seni akan mengubah Kabupaten Batang  lebih baik. “Ini salah satu cara seniman turut mengangkat nama Batang ke level nasional bahkan dunia,” tandasnya.

Sebab tidak sekadar pentas seni yang digelar Batang Art Festival. Bentuk investasi di dalamnya ada perputaran uang dengan kapitalisasi seninya. Karena seni yang dikapitalkan tidak ternilai harganya, sehingga membawa semangat masyarakat Kabupaten Batang.

Ditambahkan Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Batang Tri Bakdho, pameran seni rupa yang bertempat di pendopo kantor bupati mengusung tema laut. Para perupa berasal dari Malang, Surabaya, Pasuruan, Pati, Jepara, Semarang, Jogjakarta, Kendal Batang, Pekalongan, Brebes, Bandung Jakarta dan Purwokerto.

Dalam pameran seni rupa tersebut akan hadir kurator nasional  Mikke Susanto dari Jogjakarta. Hadir pula pelukis Budi Ubruk dan Nasirun dari Jogjakarta.

Sedangkan melukis bersama on the spot yang berlangsung di Pantai Ujungnegoro Sabtu (21/4) oleh para perupa pameran. Untuk, seni mural yang berlangsung di  Jalan Veteran Batang diikuti oleh perupa dari Batang, Pekalongan, Brebes, Magelang dan Jogjakarta.

“Saya harap selama lima hari  masyarakat Batang tidak melewatkan hiburan gratis. Karena banyak penampilan kesenian dari musikperformance dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang. Baik tradisional maupun modern. Juga  seni tradisional, baca puisi, pemutara film, dongeng film, festival film pendek,  teater, pasar seni dan arak-arakan budaya,” tutupnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perdalam Ilmu via Youtube

KETEKUNAN adalah kunci keberhasilan. Itulah yang dilakukan oleh Rino Sundowo, 28, senior baker di LaKana (LL) Bakery, Gendongan, Salatiga. Dari awal, ia hanya belajar...

Bupati Jamin, Panen Padi Rakyat Dibeli Pemkab

KAJEN-Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menjamin akan membeli semua hasil panen padi yang dihasilkan para petani di Kabupaten Pekalongan. Menyusul jatuhnya harga gabah kering pada...

Ditemukan 20 Kasus Malaria Impor

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo meminta warga Wonosobo yang mudik atau pulang dari perantauan untuk langsung cek darah di tiap puskesmas atau...

Perempuan Gampang Didoktrin Terorisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kasus bom bunuh diri oleh satu keluarga di Surabaya merupakan perilaku baru pelaku aksi terorisme. Kasus serupa belum pernah terjadi dalam sejarah aksi...

Bikin Jalan Darurat Jalur Mudik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Meski masih terkendala bangunan masjid dan makam yang belum bisa dibongkar, pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang tetap diproyeksikan bisa dioperasionalkan untuk jalur mudik Lebaran...

Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Capai Rp 20 M

UNGARAN–Jumlah tunggakan warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Ungaran hingga kini cukup bersar. Pasalnya, hingga kini tunggakan peserta program Jaminan Kesehatan...