31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

BAF Beri Wadah Seniman Berkreasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sempat vakum satu tahun, akhirnya Batang Art Festival (BAF) IV kembali digelar. Dengan tujuan utama meramaikan hari ulang tahun ke-52 Kabupaten Batang, BAF juga diharapkan menjadi wadah dan ruang para pecinta seni  Jawa Tengah bahkan Indonesia. Kegiatan yang digelar selama lima hari mulai tanggal 20 hingga 25 April 2018, resmi dibuka Jumat malam (20/4/2018).

“Tahun ini BAF memang kita angkat kembali. Harapannya bisa menjadi wadah dan ruang bagi pecinta seni yang bukan saja seniman Batang tapi juga dari luar daerah Batang,” ujar Bupati Wihaji usai membuka BAF yang berlangsung di Alun-Alun Batang Jumat tengah malam.

Di harapkan juga dengan seni akan muncul kreativitas dan inovasi karena seni merupakan pendekatan budaya untuk mengubah Kabupaten Batang. Bupati menyakini, pendekatan karakter dengan kekuatan budaya dan seni akan mengubah Kabupaten Batang  lebih baik. “Ini salah satu cara seniman turut mengangkat nama Batang ke level nasional bahkan dunia,” tandasnya.

Sebab tidak sekadar pentas seni yang digelar Batang Art Festival. Bentuk investasi di dalamnya ada perputaran uang dengan kapitalisasi seninya. Karena seni yang dikapitalkan tidak ternilai harganya, sehingga membawa semangat masyarakat Kabupaten Batang.

Ditambahkan Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Batang Tri Bakdho, pameran seni rupa yang bertempat di pendopo kantor bupati mengusung tema laut. Para perupa berasal dari Malang, Surabaya, Pasuruan, Pati, Jepara, Semarang, Jogjakarta, Kendal Batang, Pekalongan, Brebes, Bandung Jakarta dan Purwokerto.

Dalam pameran seni rupa tersebut akan hadir kurator nasional  Mikke Susanto dari Jogjakarta. Hadir pula pelukis Budi Ubruk dan Nasirun dari Jogjakarta.

Sedangkan melukis bersama on the spot yang berlangsung di Pantai Ujungnegoro Sabtu (21/4) oleh para perupa pameran. Untuk, seni mural yang berlangsung di  Jalan Veteran Batang diikuti oleh perupa dari Batang, Pekalongan, Brebes, Magelang dan Jogjakarta.

“Saya harap selama lima hari  masyarakat Batang tidak melewatkan hiburan gratis. Karena banyak penampilan kesenian dari musikperformance dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang. Baik tradisional maupun modern. Juga  seni tradisional, baca puisi, pemutara film, dongeng film, festival film pendek,  teater, pasar seni dan arak-arakan budaya,” tutupnya. (han/lis)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here