33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Guru SD Bunuh Diri di Kandang

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Diduga stres akibat kerap ditagih utang, Racharjo,39, seorang guru SD Negeri Lumeneng, Dukuh Jlubang Desa Pantire, Kecamatan Kesesi, Kabubaten Pekalongan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sri Susilo, 41, ibu kandung korban warga Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengungkapkan bahwa tiga jam sebelumnya Racharjo, bunuh diri di kandang ayam rumahnya, sempat ngobrol bersama dirinya dan ayahnya dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Usai mengobrol di teras rumah, Racharjo masuk ke dalam rumah dan tidak muncul-muncul lagi.

“Saya mencari ke dalam rumah tidak ada, ternyata anak saya sudah meninggal bunuh diri di kandang ayam belakang,” ungkap Sri.

Sri juga mengatakan sebelum kejadian, tidak ada tanda-tanda kalau putranya tersebut akan bertindak nekad bunuh diri. Karena selama ini sikapnya masih seperti biasa, santun dengan orang tua dan suka bercanda.

Namun dua minggu terakhir memang sering mengeluh, terkait utang yang dia pinjam di salah satu bank dan mengalami keterlambatan membayar. Sehingga pihak bank sering ngejar-ngejar sampai nagih di sekolah tempatnya mengajar.

“Terakhir ngeluh soal utannya di bank, cuma itu saja. Mungkin tertekan atau apa sehingga bunuh diri,” kata Sri Susilo.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Akrom, menerangkan bahwa korban merupakan seorang guru PNS, yang bertugas di salah satu SD di wilayah pegunungan di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, korban ditemukan anggota keluarganya dalam keadaan gantung diri di kandang ayam dengan menggunakan tali rafia. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas setempat. Namun, sesampainya di Puskesmas sekitar pukul 11.45 WIB, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi dan barang bukti diketahui korban kemungkinan mempunyai masalah keluarga akibat ekonomi, karena banyak ditagih utang. Dari pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” terang Akrom. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Main Musik di Mal, Pengunjung Melongo

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pertunjukan musik di Atrium, Artos Mall membuat melongo pengunjung. Pasalnya, alat-alat musik seperti drum, keyboard, dan gitar dimainkan oleh anak-anak yang...

Gandeng Partner Mahasiswa, Biasa Produknya Dijiplak

RADARSEMARANG.COM - Dalam berbisnis dibutuhkan inovasi, tak terkecuali dalam bisnis kuliner. Hal itu juga yang dilakukan pasangan suami istri, Baharudin, 26, dan Heni Afsari,...

Santri Jangan Terprovokasi Hoax

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pengurus pondok pesantren dan para santri diminta bisa memilah berita dengan baik. Jangan sampai terprovokasi berita bohong (hoax) yang saat ini...

Meningkatkan Nilai Kemanusiaan Melalui PMR

RADARSEMARANG.COM - SIAPA tak kenal PMR, Palang Merah Remaja? Organisasi yang mengenalkan tentang kesehatan secara sederhana di tingkat sekolah. PMR merupakan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul)...

Pelantikan Pengurus DPC PKB Dihadiri Muhaimin Iskandar

DEMAK-Pelantikan pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Demak dilakukan pada Kamis (11/5) mendatang. Pelantikan yang akan berlangsung di Pondok...

Tanggul Atasi Rob di 4 Desa

KAJEN - Untuk mengatasi banjir rob yang sering terjadi pada beberapa desa di pesisir yakni Desa Mulyorejo, Jeruksari, Tegaldowo dan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten...