33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Sebarkan Hoax, Didenda Rp 1 M

Ancaman Hukuman

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta warga bijaksana dalam menggunakan media sosial (medsos). Ia tak mau, ada penyalahgunaan yang membuat kerugian, baik pihak pengguna maupun orang lain.

“Meskipun tiap orang dianggap mengetahui hukum, kenyataannya tidak demikian,” kata Sigit dalam sambutan yang dibacakan Kabag Hukum Setda Kota Magelang Maryanto saat penyuluhan hukum terpadu, di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Rabu (18/4).

Dengan kegiatan ini, ia harap tiap pribadi dapat menyadari akan manfaat hukum dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Serta tidak ada lagi yang memanfaatkan medsos sebagai media penyebaran berita bohong. “Bijaklah dalam menggunakan medsos, sehingga penyebaran berita palsu dapat berkurang,” tandasnya.

Sementara itu, narasumber Melwin Syafrizal dari Amikom Jogjakarta menuturkan, penyebaran berita hoax adalah salah satu bahaya tersembunyi di balik pemanfaatkan internet. Untuk menanggulangi penyebarannya, pemerintah memiliki peran melalui gerakan revolusi mental. Bagi dia, revolusi mental juga sebuah keharusan. “Ini gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama pemerintah untuk memperbaiki karakter bangsa menjadi Indonesia yang lebih baik,” imbuhnya.

Wakapolres Magelang Kota Kompol Prayudha Widiatmoko menegaskan, hukuman bisa menjerat bagi subjek yang mengucapkan hoax, subjek yang menyebarkan dan atau melakukan keduanya. Ia menyebut, dasar hukum yang digunakan untuk penindakan penyebaran berita hoax antara lain, KUHP (Pasal 156, 156a, 157, 310, 311), UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Ancaman hukuman yang diterapkan, pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” bebernya.

Terpisah, sekitar 75 pelajar dari SMK Citra Medika Kota Magelang, SMK Kesdam IV/Diponegoro, SMK Yudha Karya Magelang melakukan aksi penandatanganan komitmen melawan berita hoax. Sebelum menandatangani kain putih, mereka mengikuti pelatihan menulis berita. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan SMK Citra Medika Kota Magelang.

“Pelatihan ini untuk membangun kreativitas pelajar dalam menulis, sehingga memiliki semangat untuk memproduksi berita-berita positif dan tentunya untuk melawan berita hoax yang bertebaran di medsos,” tutur Ketua Panitia Kegiatan, Bela Niken Binasti. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Investasi Pendidikan Adalah Investasi Moral

ADA dua kalimat yang saya ingat ketika masih kecil. Orang tua sering mengatakan “le sekolah sing bener yo besuk ben dadi wong pinter !”...

Gugatan Melawan Bupati Demak Ditolak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, menolak gugatan melawan Bupati Demak dan Ketua Panitia Seleksi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) pada...

Petani Tuntut Bebaskan Tiga Warga Surokonto Kulon

KENDAL—Perjuangan para petani Desa Surokonto Kulon untuk mendapatkan keadilan atas tiga warganya yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kendal, masih berlanjut. Puluhan petani terus...

Rakorcab PDI Perjuangan Munculkan Satu Nama Cabub

MUNGKID-- Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang merekomendasikan satu nama calon bupati Magelang yang diajukan oleh pengurus Anak Cabang (PAC). Dalam...

Jaksa se-ASEAN Perkuat Lawan Teroris

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menyamakan persepsi antara penegak hukum, terkait penggunaan alat bukti elektronik, Kejaksaan se-ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) selenggarakan event bersama berkonsep workshop mengenai...

Belum Ditemukan Penyelewengan Dana Desa

UNGARAN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang Yosep Bambang Trihardjono mengungkapkan sampai dengan tahun ketiga pelaksanaan Dana Desa (DD) di...