33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Pemuda Jadi Pelopor Tanggap Bencana

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap bencana oleh seluruh komponen masyarakat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, menggelar bimbingan teknis yang melibatkan puluhan pemuda dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Semarang, Rabu (18/4). Bencana yang dimaksud tidak terbatas bencana alam semata.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengatakan, pemuda sebagai masa depan bangsa harus memiliki kesadaran. Sebab penanggulangan bencana tidak menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun seluruh komponen masyarakat.

Indonesia, dalam hal ini kota Semarang, membutuhkan sumbangsih pemikiran dan kepedulian terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

“Karena peran yang sangat strategis pemuda inilah, mereka perlu diberi pembekalan tentang bencana. Nantinya mereka jadi penggerak di wilayahnya masing-masing,” kata Anang usai mengisi Bimbingan Teknis Pemuda Tanggap Bencana Kota Semarang, kemarin.

Selain banjir, tanah longsor dan kekeringan, Kota Semarang juga perlu mewaspadai bencana non alam dan sosial. Khususnya bencana sosial yang dampaknya juga cukup besar. Bencana sosial yang dimaksud oleh Anang adalah yang disebabkan oleh epidemi seperti Flu Burung hingga HIV/Aids.

“Terutama bencana kemiskinan, yang dampaknya luas,” imbuhnya.

Maka dari itu, sambungnya, Semarang membutuhkan pemuda yang kreatif dan inovatif dengan mengembangkan wirausaha. Di sisi lain, dalam konteks penanganan bencana ini pemuda juga mempunyai kepedulian yang besar terhadap bencana.

“Nah karena kalau lingkungan tidak dijaga, maka bisa dihitung berapa tahun daya dukung lingkungan ini akan mampu menyangga kehidupan manusia diatasnya,” tegasnya.

Sementara, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Semarang, Sri S Indarwati menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu indikator yang dapat menentukan Kota Semarang menuju Kota Layak Pemuda. Ia berharap, para pemuda ini dapat menjadi pelopor tanggap bencana di Wilayahnya.

“Ini masing-masing dua dari total 16 kecamatan, tapi yang daerah rawan menurut BPBD seperti Genuk, Gunungpati, Tembalang dan Semarang Tengah. Mereka lah yang jadi pelopor tanggap bencana di wilayahnya,” tandas Sri. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Teriakan Petugas Tak Didengar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang pengemudi ojek online (ojol) tertabrak Kereta Api (KA) di perlintasan Jalan Kokrosono, Semarang Tengah, Semarang, Minggu (3/6) sekitar pukul 06.30....

Tim Unggulan Belum Terbendung

MAGELANG – Tim bulutangkis yang masuk unggulan tidak kesulitan untuk melalui babak penyisihan Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Beregu Antar SD/MI se-Kodya Magelang, yang berlangsung...

Kepala SMAN 1 Dituntut Mundur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Desakan agar Kepala SMAN 1 Semarang, Endang Suyatmi Listyaningsih, dicopot mulai disuarakan para siswa setempat. Hal itu menyusul keputusan Endang yang...

Warung Makan Khas Dibanjiri Pengunjung

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Libur pergantian tahun, menjadi berkah bagi beberapa warung makan khas di Kabupaten Semarang. Pasalnya saat libur pergantian tahun, dibanjiri pengunjung. Seperti...

2017, Wali Kota Targetkan Belanja Langsung 70 Persen

SEMARANG - Sejumlah proyek pembangunan fisik di lingkungan Pemkot Semarang tahun anggaran 2016, diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (17/1). Seperti peresmian...