Pembinaan Terkendala Bantuan Peralatan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Langkah Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang untuk memperkuat basis usaha pelaku usaha mikro kecil dan menengah mengalami kendala.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang UKM Diskumperindag Kabupaten Semarang, Miftahul Bariroh, disela-sela acara pelatihan manajemen bagi pelaku UMKM di aula Kantor Kelurahan Kranggan, Kecamatan Ambarawa, Rabu (18/4).“Setelah mengikuti pelatihan, sebaiknya pelaku UMKM diberikan bantuan peralatan kerja agar dapat mengembangkan usahanya,” kata Miftahul.

Dikatakannya, meski program pelatihan terus berjalan, namun tidak bisa ditindaklanjuti dengan bantuan hibah peralatan kerja. Padahal bantuan itu dibutuhkan pelaku UMKM untuk meningkatkan usaha nya. “Sedangkan bantuan hibah peralatan kerja terbentur aturan yang ketat,” katanya.

Saat ini ada sekitar 63 ribu UMKM yang menjalankan bisnisnya diseluruh Kabupaten Semarang. Dari jumlah itu yang terdaftar resmi di data base UMKM  Diskumperindag kurang lebih 11 ribu.

“Sejak tahun 2014, pelatihan manajemen bagi UMKM secara intensif kami lakukan,” tuturnya. Adapun tujuannya yaitu untuk memperkuat usaha mereka supaya memiliki daya saing dan mampu bertahan lama.

Terkait pemberian hibah peralatan kerja kepada pelaku UMKM yang terkendala aturan, ia mengupayakan mekanisme pinjam pakai dari belanja modal di anggaran Diskumperindag. Ia menegaskan pelaksanaan itu telah dibahas bersama pihak legislatif.

Sementara itu Bupati Semarang Mundjirin yang hadir pada kesempatan itu mengimbau supaya pelaku UMKM untuk benar-benar menjaga mutu produk yang dihasilkannya. “Jika produk yang dihasilkan bermutu tinggi, tentu akan banyak pembeli yang mau menggunakannya. Jaga terus mutu produk secara konsisten agar kepercayaan masyarakat pembeli juga terjaga,” kata Mundjirin. (ewb/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -