33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Lupa Matikan Kompor, Rumah Ludes Terbakar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Si jago merah kembali beraksi dengan melumat rumah salah satu warga Dusun Krajan Desa Klepu Kecamatan Pringapus, Rabu (18/4). Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah Sri Sedarsih, 64, tersebut terjadi pada pukul 04.00 WIB.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengungkapkan jika kebakaran bermula saat si pemilik rumah lupa mematikan kompor usai memasak.“Menurut pengakuan pemilik rumah, kejadian sekitar ada sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Tajudin, Rabu (18/4).

Saat itu, si pemilik rumah awalnya hanya mencium bau asap dan mendengar bunyi letusan-letusan kecil dari dalam rumahnya. Ia tidak mengira jika asap tersebut berasal dari dalam rumahnya sendiri. Setelah ia melakukan pencarian sumber asap, ia mendapati dapur rumahnya sudah di lalap api.

Dijelaskan Tajudin, api mudah menjalar ke bagian belakang rumah korban lantaran rumah terbuat dari kayu. Adapun lokasi rumah korban persis di belakang balai Desa Klepu Kecamatan Pringapus.

Menggunakan alat yang seadanya, warga setempat berusaha memadamkan api yang semakin membesar di rumah Sedarsih. Material kayu membuat api sulit dipadamkan dan dengan cepat menjalar.

“Warga berdatangan juga sempat membantu mengeluarkan barang-barang dari rumah dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Warga beberapa saat kemudian baru melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar,” tuturnya.

Namun api sudah menjalar ke semua bagian rumah Sedarsih. Dikarenakan angin bertiup cukup kencang mempercepat penyebaran api, sehingga membakar rumah semi permanen berukuran 12 x 8 meter tersebut hingga rata dengan tanah.

Butuh waktu 20 menit warga dan Damkar Satpol PP berhasil memadamkan api di rumah Sedarsih. “Api diduga berasal dari kompor gas buat memasak lupa dimatikan. Tidak ada korban jiwa dan saat ini masih ditangani Polsek Bergas,” ujarnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kampung Malon Tingkatkan Nasionalisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Warga Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang turut menggelar upacara 17 Agustus dengan khidmat dalam HUT RI ke-73, di halaman Pondok Pesantren (Ponpes)...

Kawal Pembatalan SK Dirut PDAM

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kalangan DPRD Kabupaten Semarang bertekad akan mengawal rekomendasi dewan kepada Bupati Semarang. Rekomendasi tersebut berisi pembatalan SK Bupati Semarang No 690/0237/2018...

26 Wajah Baru Isi Pengurus KONI

SEMARANG - Sebanyak 26 wajah baru atau 60 persen akan mengisi kepengurusan KONI Jateng periode 2017-2021 yang diketuai Subroto. Sedangkan 19 pengurus lama atau...

MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Temanggung Laksanakan UNBK

TEMANGGUNG - MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menjadi satu-satunya MTs di Temanggung yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada tahun pelajaran 2016/2017. UNBK...

1.800 Kg Beras Raskin Dicuri

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 90 kantong beras miskin (raskin) yang belum sempat dibagikan kepada warga miskin di Desa Boyoteluk, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Perkalongan, dicuri....

Angka Kemiskinan Diharapkan Jadi Single Digit

SEMARANG – Upaya menekan angka kemiskinan di Jateng yang masih di kisaran 13 persen diharapkan menjadi prioritas pasangan Gubernur-Wagub Jateng, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko di...