33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Genjot Fashion dan Kerajinan Tangan

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Subsektor industri fashion dan kerajinan tangan terus digenjot oleh pemerintah, karena kontribusinya yang besar dalam pertumbuhan ekonomi.  Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2014 adalah Rp 784,82 triliun atau meningkat 8,6 persen pada 2015 menjadi Rp 852 triliun.

Deputi Riset, Edukasi dan Pengembagan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Abdurohim Boy Berawi mengatakan bahwa sektor ekonimi kreatif seperti kuliner, kriya, dan fashion, memberikan kontribusi sebesar 41,69 persen, fashion 18,15 persen, dan kriya 15,70 persen. Selain itu, industri film tumbuh 10,28 persen, musik 7,26 persen, seni serta arsitektur 6,62 persen, dan game tumbuh 6,68 persen.

”Khusus untuk fashion, perubahannya cukup cepat dalam hitungan bulan, selalu muncul mode fashion baru. Ini tak lepas dari produktivitas para desainer fashion lokal yang inovatif dan kreatif,” jelasnya dalam Workshop dan Sosialisasi Trend Forecasting di Kampus Unnes Sekaran, Gunungpati, kemarin.

Kendati begitu, jelasnya, subsektor ini memiliki tantangan besar. Dalam industri fashion, desainer dalam negeri kurang mendapatkan tempat dan kalah bersaing dengan produk impor atau desainer dari luar negeri. Tantangan lainnya, belum sinerginya industri hulu ke hilir, mulai dari pabrik tekstil atau garmen, perancang busana, sampai pemasaran.

Ia mengaku terus melakukan pendampingan kepada pelaku industri fashion di Indonesia, untuk mendorong sub sektor ini agar semakin besar. Selain itu, berencana mengeluarkan kebijakan untuk mendorong penggunaan karya fashion dalam negeri. Salah satunya melancarkan ketersediaan bahan baku, sampai promosi produk-produk fashion dalam negeri di pasar domestik dan global.

Terpisah Anggota Komisi X DPR RI, Mujib Rohmat menuturkan jika indutsri fashion dalam negeri harus dikembangkan, salah satunya mendorong pemerintah untuk melakukan pendampingan berupa riset, edukasi dan pengembangan industri. “Bisa jadi mempermudah akses dan permodalan, infrastruktur, pemasaran, fasilitasi HAKI dan sertifikasi profesi, hubungan antar lembaga dan wilayah,” tambahnya. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Kontraktor Minta Perpanjangan 7 Hari

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, telah melewati masa kontrak hingga 21 Desember...

Tak Ada Cuti, Siapkan Helikopter di Exit Tol

Musim arus mudik dan balik Lebaran membuat sibuk personel Badan SAR Nasional (Basarnas) Jateng. Mereka tak berpikir untuk mudik seperti yang lainnya. Tugas kemanusiaan...

Usai Ngamar Tak Dibayar, Curi Motor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nekat mencuri sepeda motor merk Yamaha Mio, seorang anak di bawah umur berinisial NW, 14, dijebloskan ke jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Hompimpah Sing Bedo Menang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—SMK Negeri 1 Salam, Kabupaten Magelang, Rabu (18/4), menggelar peringatan Isra Miraj. Peringatan diawali dengan kegiatan pengajian yang diikuti oleh seluruh siswa kelas...

Kejar Target, Kontraktor Semrawut

RADARSEMARANG.COM, KETILENG – Proyek pelebaran jalan dengan betonisasi di Jalan Tunggu Raya (sekarang diubah menjadi Jalan Prof Soeharso), tepatnya di RT 1 RW 9...

Kenaikan PBB Dinilai Salahi Perda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Keputusan pemerintah Kota Semarang menaikkan PBB hingga 70 persen yang kini sudah direvisi menjadi 30 persen dinilai menyalahi perda. Ketua komisi...