33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Banyak Masalah, UNBK Dievaluasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD menyoroti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 tingkat SMA/SMK di Jateng yang masih menyisakan berbagai masalah bagi dunia pendidikan. Yakni, masalah teknis yang masih menganggu seperti dengan masalah komputer, jaringan internet, listrik sampai server.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan bahwa selama melakukan pengawasan saat UNBK SMA/SMK, banyak persoalan setiap pelaksanaan UNBK tak terkecuali di Jateng. “Masalah ini setiap tahun terjadi. Bisa jadi ini menunjukkan ketidaksiapan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, masalah lain terkait dengan soal matematika dan peminatan lainnya. Banyak siswa yang mengeluh karena kesulitan menjawab. Sebab, ternyata soal UNBK yang ada jauh dari kisi-kisi yang diajarkan guru. “Artinya ada ketidaksinkronan, materi yang diberikan apa, soal yang diberikan apa,” ujarnya.

Semakin majunya teknologi, banyak kalan yang bisa digunakan siswa/siswi untuk mengungkapkan kekecewaanya terkait UNBK. Melalui medsos mereka menulis mulai dengan kata-kata santun sampai dengan kata-kata buruk yang merusak citra karakter siswa itu sendiri. “Yang parah, para guru justru menjadi sasaran untuk di-bully siswa, karena mengajarkan materi sekolah terutama metematika tidak sesuai dengan apa yang diujikan,” tambahnya.

Ketua PGSI Jawa Tengah ini menilai berbagai persolan tersebut harus segera diatasi. Pasalnya, hal itu akan merugikan semua pihak, termasuk siswa yang akan melanjutkan ke jejang pendidikan lebih tinggi dengan menggunakan nilai UNBK sebagai persyaratan masuk. “Kami mendesak kepada Mendikbud agar secepatnya mengambil langkah-langkah strategis dan taktis agar anak tidak dirugikan dari hasil UNBK yang keluar dari materi yang diajarkan. Harus ada evaluasi menyeluruh,” pintanya.

Dewan berharap ke depan pelaksanaan harus lebih maksimal. Selain itu, tidak ada lagi diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta. Karena itu, harus dipersiapkan baik sarana prasarana maupun kesiapan siswanya. “Karena sekolah swasta yang masih kekurangan fasilitas, akan menghambat proses belajar-mengajar,” tambahnya. (fth/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peserta Termuda, Sisihkan 3.000 Kartun dari 34 Negara

RADARSEMARANG.COM - Hannani Trisiima Anjani baru saja memenangi kontes kartun internasional di Tiongkok. Siswi kelas IX SMP Negeri 17 Semarang ini mendapatkan Bronze Award...

Sembunyikan WNA, Didenda Rp 2 Juta

"Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat, bahwa tidak melaporkan keberadaan orang asing di rumahnya yang ternyata masa tinggalnya telah habis itu dapat juga dipidana dengan...

Pameran Carica di Perancis, Ekspor ke Thailand

Trisila Juwantara, merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Wonosobo yang sukses. Produknya andalannya Carica, buah khas dataran tinggi Dieng. Berkat keuletannya, Trisila...

Sayang, Karimunjawa Kotor dan Kurang Fasilitas

RADARSEMARANG.COM-Berwisata ke Karimunjawa memang menarik dan memuaskan. Sayang, fasilitasnya masih minimalis. Di mana-mana juga terlihat kotor. Alun-alun yang menjadi tempat pesta bakar-bakaran ikan laut pada...

DPD Golkar Jateng Ingin Munaslub Dipercepat

SEMARANG – DPD I Golkar Jateng mendesak agar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) segera digelar. Hal itu harus dilakukan, agar kepercayaan masyarakat tidak pudar,...

Ratusan Obat Kuat dan Alat Bantu Seks Disita

SEMARANG - Ratusan obat kuat dan alat bantu seks dari berbagai jenis diamankan aparat Polda Polda Jateng. Barang-barang tersebut diedarkan melalui media sosial. Bahkan,...