33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Bakar Rumah, Mantan Petinju Nasional Ditahan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mantan petinju nasional, Ferdinand, 40, ditangkap aparat Polsek Semarang Utara, dan dijebloskan ke ruang tahanan Mapolrestabes Semarang. Penahanan ini buntut dari kasus pembakaran rumah miliknya berlokasi di Jalan Kakap RT 06 RW 01, Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu (14/4) sekitar pukul 12.30 lalu.

Akibat perbuatannya, api sempat merembet dan membakar rumah di belakangnya yang dihuni Safii, 27. Beruntung, kobaran api diketahui oleh Muinah, 22, istri Safii, dan langsung berteriak memberitahu suaminya. Para tetangga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Andis Arfan, menjelaskan, setelah kejadian itu anggotanya langsung mengamankan pelaku Ferdinand untuk dimintai keterangan. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan alat bukti termasuk meminta keterangan saksi-saksi, yang bersangkutan memenuhi unsur tindak pidana.

“Dari fakta di lapangan diketahui pelaku membakar kasur di kamarnya, dan api mulai membesar lalu merembet ke atap rumah,” ungkapnya, Rabu (18/4) kemarin.

Andis membeberkan, aksi pembakaran itu diduga sengaja dilakukan oleh Ferdinand karena tersulut emosi. Sebelumnya, mantan petinju nasional ini terlibat cekcok dan ribut dengan istrinya terkait masalah rumah tangganya.

“Sebelumnya pelaku terlibat perselisihan rumah tangga, hingga pelaku emosi dan membakar kasur,” bebernya.

Akibat perbuatannya, Ferdinand bakal dijerat pasal 187 subsider 188 KUHP dengan acaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Pihak Polsek Semarang Utara melimpahkan pelaku ke tahanan Polrestabes Semarang dengan sejumlah pertimbangan.

“Yang bersangkutan sudah kita tahan, karena pertimbangan lain, pelaku kami titipkan di ruang tahanan Polrestabes Semarang,” katanya.

Selain pembakaran rumah, Andis juga mengakui telah mendapat laporan dari masyarakat terkait ulah Ferdinand yang dinilai sangat meresahkan masyarakat. Pelaku juga melakukan pengerusakan di sebuah minimarket tak jauh dari rumahnya. “Nanti ada dua berkas kasus yang berbeda. Saat ini, masih kita lakukan pengembangan terkait kasus ini. Kami belum memeriksa terlapor, karena keterangan saksi belum lengkap,” ujarnya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dorong Masyarakat Awasi Dana Desa

RADARSEMARANG.COM - AWAL pengembangan TI Desa, diakui Bupati Junaedi berawal dari implementasi UU Desa tahun 2015 bahwa desa wajib menggunakan TI. Padahal, masyarakat desa...

BI Terus Sosialisasikan Uang Baru

SEMARANG – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah melibatkan institusi TNI dan Polri dalam menyosialisasikan uang rupiah emisi 2016. Dua instansi ini digandeng karena...

Latihan Praja Bakti, Taruna Terjun ke Desa

MAGELANG -  Para taruna taruni Akademi Militer (Akmil) selama satu minggu akan mengikuti latihan praja bakti di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kesiapan 521 taruna taruni...

Kadinas Pasar Trijoto ’Masuk Kotak’

SEMARANG - Sebanyak 40 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dalam perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, baru 36 jabatan yang...

Satlantas Bentuk Komunitas Korban Laka

SEMARANG - Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kota Semarang masih cukup tinggi. Berdasar data dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, dua bulan terakhir...

PDIP Kukuhkan Partainya Wong Cilik

MUNGKID-- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang di era kepemimpinan Sariyan Adi Yanto mengukuhkan kembali sebagai partainya wong cilik. Hal itu ditandai dengan kegiatan puncak...