32 C
Semarang
Rabu, 16 Juni 2021

Kartu dengan Registrasi Masal Segera Diblokir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Seluruh operator telekomunikasi seluler secara bertahap menonaktifkan atau melakukan pemblokiran total seluruh layanan voice, SMS dan data. Terutama, nomor-nomor kartu prabayar yang diregistrasi secara tidak benar atau dilakukan dengan menggunakan NIK dan KK orang lain tanpa hak.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys mengatakan bahwa pemblokiran tersebut menindaklanjuti adanya temuan di masyarakat tentang registrasi kartu prabayar yang dilakukan secara masal atau dilakukan dengan menggunakan NIK dan KK secara tidak sah.

“Kami harap masyarakat menolak bila menerima kartu prabayar baru yang dinyatakan dapat langsung dipakai tanpa harus registrasi. Jika mendapatkan hal ini, kami imbau untuk melapor pada operator yang bersangkutan melalui call center atau gerai resmi operator. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan mekanisme pemblokiran yang berlaku,” ujarnya, kemarin.

Semua nomor kartu prabayar yang diidentifikasi telah teregistrasi secara tidak wajar sebagai hasil rekonsiliasi data antara Direktorat Pengendalian Ditjen PPI, Ditjen Dukcapil, para Operator Telekomunikasi Seluler dan ATSI, akan dilaksanakan pemblokirannya hingga 30 April 2018. “Sebelum melakukan pemblokiran, para operator seluler melakukan pemberitahuan melalui SMS atau  media lainnya kepada nomor tersebut,” ujarnya.

Pelaksanaan pemblokiran oleh para operator dilakukan secara bertahap dan terus menerus dengan mempertimbangkan kemampuan teknis sistem pemblokiran yang dimiliki atau dioperasikan oleh para operator.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan pertemuan koordinasi dengan para pimpinan operator seluler dan sepakat untuk terus mendukung pelaksanaan program registrasi dan senantiasa mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan dan Ketetapan BRTI terkait Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, termasuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang ketat dengan semua pelaku pada jaringan distribusi dan penjualannya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya dan seluruh operator seluler juga sepakat bahwa registrasi prabayar sangat bermanfaat untuk kesehatan industri seluler ke depan. Khususnya dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi pelanggan. Disamping itu, dapat memberikan perlindungan kepada pelanggan agar terhindar dari tindak kejahatan dan penyalahgunaan layanan.

“Kami harap masyarakat menjaga kerahasiaan NIK dan KK-nya, mengingat fungsinya sangat penting untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya. (dna/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here