33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Senggolan Motor, Tewas Dikeroyok

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tidak sengaja bersenggolan motor karena kondisi jalan yang ramai dan macet, berujung nyawa melayang. Peristiwa itu menimpa Sadi, 53, warga Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang tewas setelah dikeroyok sejumlah warga, Senin (16/4) malam.

Bermula dari Riyadi,23, warga Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, bersenggolan dengan korban di Jalan Raya Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Sabtu (14/4), pukul 17.00 WIB. Karena terjatuh dan kesal, Sadi menampar Riyadi. Selanjutnya atas kejadian itu, Riyadi melapor pada orang tuanya Taryudi, 54.

Tak terima atas  kejadian itu, pelaku Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, 20, tetangga rumahnya, mencari korban. Setelah ketiganya bertemu dengan korban di Desa Depok, terjadi adu mulut hingga berujung aksi pemukulan dan pengeroyokan.

Keluarga korban tidak terima atas pengeroyokan itu dan melapor ke Polsek Sragi. Karena korban meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Kraton. Keluarga korban juga menuntut agar para pelaku dihukum berat, mengingat korban adalah orang tua.

Atas laporan keluarga korban tersebut, tim dari Polsek dan Sat Reskrim Polres Pekalongan mendatangi rumah para tersangka yang ada di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Para tersangka yakni Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, akhirnya menyerahkan diri.

“Korban dipukul dan diduga terjatuh, kepalanya membentur aspal. Korban dibawa ke RSUD Kraton, namun Senin malamnya meninggal dunia,” terang Kapolsek Sragi, AKP Sumantri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan bahwa untuk penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, sebab masih menunggu hasil otopsi.

Atas perbuatan pengeroyokan tersebut, ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, adengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menarik Perhatian, Petugas Pelayanan SIM Jadi Pejuang

UNGARAN–Puluhan petugas pelayanan SIM di Polres Semarang berdandan layaknya para pejuang saat zaman penjajahan Belanda, Jumat (18/8) kemarin. Kegiatan tersebut, dalam rangka memeriahkan HUT...

Terlalu Sempit, Underpass Tol Diprotes

BATANG - Pembuatan underpass di jalur tol Pemalang-Batang di Desa Masin, Warungasem Batang yang terbilang sempit diproses DPRD Kabupaten Batang, yang diwakili Wakil Ketua...

Jukir Liar,  90 Menit Kantongi Rp 222 Ribu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dua orang juru parkir (Jukir) liar yang bisa beroperasi di kawasan Kota Lama Semarang, diringkus petugas gabungan Tim Saber Pungli Kota Semarang. Keduanya...

Penumpang Naik 9,4 Persen Selama Nataru

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Selama masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru (Nataru) 2018 yang mulai pada 22 Desember sampai 7 Januari kemarin, jumlah penumpang...

Tekan Kriminalitas, CCTV se-Kota Semarang Akan Terintegrasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus berinovasi untuk mengoptimalkan kinerja. Salah satunya melalui Situation Room. Kemarin (19/2), ruang monitoring yang berada di atas...

​31 Rumah Terendam Banjir

KENDAL—Hujan yang mengguyur Kendal, Minggu malam (15/1) kemarin, menyebabkan 31 rumah warga dan belasan hektare sawah di Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh diterjang banjir 50-70...