33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Senggolan Motor, Tewas Dikeroyok

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tidak sengaja bersenggolan motor karena kondisi jalan yang ramai dan macet, berujung nyawa melayang. Peristiwa itu menimpa Sadi, 53, warga Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang tewas setelah dikeroyok sejumlah warga, Senin (16/4) malam.

Bermula dari Riyadi,23, warga Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, bersenggolan dengan korban di Jalan Raya Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Sabtu (14/4), pukul 17.00 WIB. Karena terjatuh dan kesal, Sadi menampar Riyadi. Selanjutnya atas kejadian itu, Riyadi melapor pada orang tuanya Taryudi, 54.

Tak terima atas  kejadian itu, pelaku Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, 20, tetangga rumahnya, mencari korban. Setelah ketiganya bertemu dengan korban di Desa Depok, terjadi adu mulut hingga berujung aksi pemukulan dan pengeroyokan.

Keluarga korban tidak terima atas pengeroyokan itu dan melapor ke Polsek Sragi. Karena korban meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Kraton. Keluarga korban juga menuntut agar para pelaku dihukum berat, mengingat korban adalah orang tua.

Atas laporan keluarga korban tersebut, tim dari Polsek dan Sat Reskrim Polres Pekalongan mendatangi rumah para tersangka yang ada di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Para tersangka yakni Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, akhirnya menyerahkan diri.

“Korban dipukul dan diduga terjatuh, kepalanya membentur aspal. Korban dibawa ke RSUD Kraton, namun Senin malamnya meninggal dunia,” terang Kapolsek Sragi, AKP Sumantri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan bahwa untuk penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, sebab masih menunggu hasil otopsi.

Atas perbuatan pengeroyokan tersebut, ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, adengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

KPK Bawa Mobil Siti Masitha

TEGAL-Kasus dugaan penyuapan terhadap Wali Kota Tegal Nonaktif, Siti Masitha, sebentar lagi disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Karena itu, Tim KPK...

Dokumen Kedua Paslon Belum Lengkap

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kedua pasangan bakal calon yang akan bertarung di Pilgub Jateng, yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziah masih perlu melengkapi...

Kebut Penyusunan Raperda Pendidikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD berkomitmen untuk bisa memajukan pendidikan di Jateng. Salah satunya dengan mengebut penyelesaian Raperda Penyelenggaraan Pendidikan. Langkah tersebut sebagai upaya agar...

Aliran Listrik 215 Warga Wonosari Kecamatan Tugu Normal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – aliran listrik 215 warga Wonosari kecamatan Tugu Semarang yang padam akibat banjir bandang kini normal. Ini berkat kesigapan Tim Pelayanan Teknis...

Tawuran Pelajar, 1 Tewas, 1 Luka

RADARSEMARANG.COM, KENDAL-Tawuran antar kelompok pelajar terjadi di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal. Tawuran melibatkan  sedikitnya 40 siswa SMK Kendal dan Kota Semarang. Akibatnya, seorang siswa...

Hutan Rajawali Jadi Destinasi Wisata Baru

BATANG-Arus lalu lintas yang padat di jalur pantura, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengembangkan Hutan Kota Rajawali yang lokasinya ada di pinggir jalur pantura...