32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Mirna Minta Waskita Tanggung Jawab 

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mendata jalan rusak. Utamanya akibat dilalui kendaraan berat untuk kepentingan pembangunan jalan tol Semarang-Batang.

“Kami tidak ingin, setelah proyek tol selesai justru menyisakan pekerjaan bagi Pemkab Kendal. Tadinya jalannya mulus harus kembali mulus seperti semula,” harap Bupati Mirna, kemarin (17/4).

Usai penyerahan hadiah bagi pemenang lomba drum band tingkat Kendal, Mirna juga menegaskan agar pendataan jalan rusak itu terus diperbarui. Pasalnya setiap hari jalan di Kendal ini banyak dilalui kendaraan berat. Terutama dump truk pengangkut hasil tambang galian C yang digunakan untuk pengurukan lahan tol.

“Saya minta agar jalan rusak itu kalau bisa dibeton. Sehingga tidak rusak-rusak lagi. Karena kasihan warga tadinya jalan bersih, mulus sekarang jalan penuh debu dan lobang,” katanya.

Pihaknya sendiri sudah melakukan pendatanganan kesepakatan bersama dengan pihak pelaksana proyek Tol Semarang-Batang. Yakni dengan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek dan PT Jasa Marga Semarang-Batang (JSB).

“Sebagian jalan sudah diperbaiki oleh PT Waskita. Seperti jalan di pertigaan Tugu Brimbob Sekopek hingga Pasar Gladak sudah diperbaiki dengan cara dicor beton. Harapan kami, semua bisa dicor seperti itu. Karena kalau cuma ditambal aspal percuma karena jalan sudah amblas,” jelasnya.

Meski begitu, ia meminta kepada Dinas PUPR maupun warga masyarakat untuk melaporkan jalan-jalan yang rusak akibat dilalui pekerjaan Tol. “Termasuk jalan desa, jika dilalui truk galin C proyek tol, harus juga diperbaiki,” tandasnya.

Ia berharap pekerjaan tol nantinya tidak menyisakan PR jalan rusak. “Begitu proyek selesai, sudah ada serah terima. Saat itu juga jalan di Kendal yang rusak harus sudah selesai diperbaiki,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Sugiyono mengatakan di Kendal ini ada 25 titik ruas jalan di Kendal yang rusak akibat dilalui tol. 11 ruas di Area Seksi III dan 14 ruas jalan rusak lainnya di area Seksi IV. “Untuk berapa meter panjangnya, masih akan kami lalukan pengecekan,” tandasnya.

Diakuinya, jika dari data temuan dilapangan nantinya akan dilakukan MoU atau kesepakatan bersama antara PT Waskita dengan Pemkab Kendal. “PT Waskita itu sekarang justru untung, karena dari 25 ruas jalan, tujuh ruas sudah diperbaiki sendiri oleh Dinas PUPR Kendal,” akunya.

Sementara dari Wakil Pengawas Lapangan PT Waskita, Dimas mengatakan jika pihaknya bersedia untuk memperbaiki jalan. “Kami akan koordinasikan dulu dengan pimpinan kami,” timpalnya. (bud/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here