33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Tim Gabungan Tertibkan Pelaku Balap Liar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ratusan warga yang tengah melakukan balap liar di Jalan Raya Ambo Kembang-Pekajangan, Kedungwuni, kocar-kacir saat petugas Polres dan Denpom 710 Pekalongan, datang untuk melakukan penertiban. Puluhan motor berhasil diamankan petugas, termasuk sejumlah pemiliknya.

Kepala Kepolisian Resor Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, mengungkapkan balapan liar tersebut sangat meresahkan warga sekitar dan pemakai jalan lain.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya memerintahkan jajarannya untuk menangkap dan memproses pelaku balap liar sesuai hukum, apabila ditemukan terjadi tindak pidana dan harus ditindak tegas.

“Saya tidak main-main dengan namanya kegiatan balap liar, akan kami tindak tegas, contohnya malam ini, kami melakukan razia gabungan bersama dengan Denpom 710 Pekalongan untuk merazia balap liar,” tegas Kapolres.

Wakapolres Pekalongan, Kompol Watoro, menambahkan, di dalam balap liar banyak potensi terjadi pelanggaran-pelanggaran, yakni pelanggaran norma sosial di masyarakat yang mengakibatkan warga sekitar menjadi terganggu,  serta potensi pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya spesifikasi kendaraan yang digunakan pasti sudah tidak sesuai ketentuan.

“Kita tindak tegas karena sangat menganggu masyarakat yang tengah beristirahat,” tegas Wakapolres.

Sementara itu, Kasubaghumas Bagops Polres Pekalongan, Iptu Akrom, berharap dengan digalakkan razia balap liar akan  membuat suasana lebih kondusif. “Kegiatan ini sendiri akan terus dilakukan dengan sistem random artinya tidak dijadwal,” jelas Iptu Akrom. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadi Terminal Peti Kemas

SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah memiliki dua alternatif pemanfaatan lahan Terminal Terboyo jika nanti terminal tipe A itu dipindah ke wilayah...

Perempuan Gampang Didoktrin Terorisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kasus bom bunuh diri oleh satu keluarga di Surabaya merupakan perilaku baru pelaku aksi terorisme. Kasus serupa belum pernah terjadi dalam sejarah aksi...

Perhatikan Empat Pilar, Rutin Cek Kadar Gula

RADARSEMARANG.COM - Diabetes merupakan penyakit kronis, menyerang mereka yang memiliki faktor keturunan diabetes pada keluarganya. Meskipun demikian, orang yang tidak memiliki faktor keturunan pun...

Timses Bupati Akui Korupsi

SEMARANG – Mantan tim sukses pemenangan Bupati Kebumen Muhamad Yahya Fuad, Basikun Suwandhi Atmojo alias Petruk akui semua perbuatannya, atas perkara dugaan suap terkait proyek...

Dewan Pengupahan Ngotot Gunakan PP 78

SEMARANG - Setelah berbincang dengan Serikat Pekerja beberapa waktu lalu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdiskusi dengan Dewan Pengupahan Jateng untuk menentukan besaran kenaikan Upah...

Lagu Nasional Versus Dangdut Koplo

SAAT peringatan Hari Guru Nasional 25 November lalu, berbagai kegiatan diadakan untuk memeriahkannya, terutama kegiatan yang pesertanya melibatkan guru, karyawan, maupun siswa. Banyak Dinas...