Tak Serius Tangani Miras, Dicopot

133
TEGAS - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat berkunjung ke Pondok Modern Tazaka Bandar, Batang Selasa. Pada kesempatan itu dia menegaskan agar kepolisian serius menangani masalah peredaran miras. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
TEGAS - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat berkunjung ke Pondok Modern Tazaka Bandar, Batang Selasa. Pada kesempatan itu dia menegaskan agar kepolisian serius menangani masalah peredaran miras. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memberi peringatan keras kepada anak buahnya untuk menyelesaikan masalah peredaran minuman keras (miras).  Baik miras oplosan maupun yang tidak, sebelum Ramadan. Jika tidak, jabatannya jadi taruhan, bisa dicopot dan dipindah.

Dia tidak ingin kekhusyukan dan kesucian bulan Ramadan ternoda. Karena menurutnya, segala aktivitas di bulan Ramadan harus diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.

Wakapolri pun menegaskan, dirinya tidak akan segan-segan mencopot kapolda maupun kapolres yang dinilai kurang serius dalam memberantas kasus miras oplosan yang marak terjadi pada akhir-akhir ini.

“Kalau ada kapolda, kapolres yang tidak serius dalam menangani kasus miras oplosan ini, maka kami akan ganti,” kata Syafruddin didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga

saat berkunjung ke Pondok Modern Tazaka Bandar Kabupaten Batang, Selasa (17/4).

Hal itu sebagai tanda keseriusan Polri dalam menghentikan peredaran miras. Pihaknya meminta kapolda dan kapolres untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembuat, distributor, maupun penjual miras di wilayah kerja masing-masing.

Syafruddin juga mengatakan akan melakukan penindakan kepada siapa pun dan di mana saja bagi para pelaku yang menyebarkan miras. “Siapapun, baik itu pembuat mirasnya, siapa yang menjadi distributornya, dan siapa yang menjadi pelakunya,” tegasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here