PT TMJ Klaim Sesuai Prosedur

378

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Trans Marga Jawa Tengah (PT TMJ) bersikukuh proses pengadaan telah dilakukan sesuai prosedur pengadaan dan peraturan yang berlaku. Hal itu menyikapi gugatan yang dilayangkan Direktur Utama PT Reka Esti Utama, Arif Effendi di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, yang menganggap ada penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur lelang terkait proyek pelebaran gerbang tol di Banyumanik.

Kuasa Hukum PT Trans Marga Jateng, Susilowati menyatakan, seluruh proses pekerjaan pelelangan yang dilaksanakan oleh PT TMJ diumumkan secara terbuka dan transparan  melalui media cetak dan elektronik (website). Dikatakannya, termasuk dokumen pengadaan yang di dalamnya mengatur tata cara pelaksanaan penawaran sebagaimana dijelaskan dalam Buku Instruksi Kepada Penawar (IKP) yang telah diberikan dan disepakati oleh seluruh peserta pelelangan.

“Termasuk PT Reka Esti Utama sebagai pihak yang tidak menang dalam pelelangan tersebut. Dalam buku IKP telah dijelaskan dan diatur secara lengkap,” kata advokat dari kantor hukum Susilowati, SH & Partner’s ini, Senin (16/4).

Ia menyebutkan, dalam buku IKP menjelaskan, tata cara penilaian dokumen proposal administrasi dan proposal teknik, tata cara pelelangan ulang, jika terjadi  penawaran harga tidak memenuhi ambang batas HPS (Harga Perkiraan Sendiri), gugurnya penawaran harga oleh karena tidak memenuhi ambang batas HPS, tata cara memberikan sanggahan yang benar, serta besaran jaminan sanggahan.

Menurutnya pemberitaan yang beredar di media massa, adalah materi gugatan yang sudah disampaikan oleh PT Reka Esti Utama di pengadilan yang mediasinya dilakukan pada Rabu, 11 April 2018 lalu, sehingga hal tersebut dapat diselesaikan atau dibuktikan dalam persidangan.

“Untuk penilaian administrasi dan teknik, panitia pengadaan bekerja berdasarkan pedoman pelaksanaan evaluasi administrasi dan teknik yang sudah di tetapkan sesuai ketentuan yang berlaku,”sebutnya. (jks/zal)