33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Belum Berizin, Kampoeng Rawa Disegel  

Penyegelan Ketiga Selama 6 Tahun Beroperasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Penutupan Kampoeng Rawa, di Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa berlangsung alot, Senin (16/4). Sebelum dilakukan penyegelan oleh Satpol PP Kabupaten Semarang, mediasi dilakukan oleh pihak pengelola.

Pihak pengelola Kampoeng Rawa meminta supaya Pemkab Semarang memberikan kelonggaran supaya tidak dilakukan penutupan tempat usaha rumah makan dan pemancingan tersebut.“Kita sudah melakukan pengurusan perijinan tersebut namun selalu di ping-pong ke sana kemari,” kilah Manager Kampoeng Rawa, Wiranto.

Mediasi tersebut dilakukan oleh pihak manajemen di dampingi Koordinator LSM Badan Peneliti Aset Negara, Anis. Ia berharap Pemkab Semarang melalui Satpol PP Kabupaten Semarang mempertimbangkan kembali terhadap penutupan Kampung Rawa. Menurutnya, penutupan tersebut akan berdampak kepada hilangnya lapangan kerja ratusan karyawan Kampoeng Rawa.

Meski begitu, ia mengakui jika selama enam tahun Kampung Rawa beroperasi, tidak mengantongi ijin sama sekali. Namun, Wiranto tetap berkilah, selama ini proses pengurusan perijinan Kampoeng Rawa terus dilakukan.

Menurutnya Pemkab Semarnag harus mempertimbangkan kembali penutupan Kampoeng Rawa. Karena sudah menjadi aset wisata di Kabupaten Semarang maupun di Jawa Tengah. “Kami inginnya juga berizin, namun selama proses berjalan usaha pariwisata ini tidak ditutup,” tuturnya.

Dikarenakan selama enam tahun beroperasi, Kampoeng Rawa tidak memiliki izin sama sekali. Proses penutupan Kampoeng Rawa sebenarnya bukan kali pertama ini. Penutupan ini merupakan kali ketiga.

Atas rekomendasi Pansus Perizinan DPRD Kabupaten Semarang, objek wisata ini juga pernah disegel pada bulan Mei 2014 silam. Permasalahannya juga terkait dengan perizinan yang belum beres. “Tetapi setelah enam tahun beroperasi persoalan perizinan ini juga tidak selesai, makanya diambil tindakan tegas,” tambahnya.

Perizinan yang dimaksud antara lain meliputi, Izin Lingkungan, Izin Gangguan (HO) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Keberadaan tempat usaha pariwisata yang berada di Jalur Lingkar Ambarawa (JLA) ini pun dianggap melanggar sedikitnya sembilan peraturan daerah (perda). (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lagi, Semarang Raih Penghargaan IRSA

SEMARANG-  Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Semarang kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah Pusat, yakni Indonesia Road Safety Award (IRSA). Penghargaan diberikan secara langsung oleh...

Masalah Sosial Clear, Anggaran Cair

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Permasalahan sosial di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) harus segera diselesaikan. Sebab, normalisasi secara frontal akan dilaksanakan pada 20 Februari...

Teh Hijau Premium Jadi Produk Unggulan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Komoditas teh di Kecamatan Paninggaran yang merupakan eks Program PIR telah mulai diusahakan sejak 1986. Total lahan sekitar 511 hektare. Kini...

Lahan Pertanian Terus Berkurang

MAGELANG – DPRD Kota Magelang meminta Pemkot Magelang bisa memperhatikan semakin berkurangnya lahan di Kota Magelang. Pasalnya, minimnya lahan bisa memberikan dampak berkurangnya Ruang...

Global Elektronik Gelar Midnight Sale

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Memenuhi permintaan konsumen elektronik, Global Elektronik di Pameran HomeTech ke 36 kembali menggelar program Midnight Sale, Sabtu (23/12) serentak di lima...

Sehari 11 Nyawa Melayang di Jalan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Jumlah angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah tergolong tinggi. Setiap harinya, terdapat 11 orang meninggal akibat lakalantas. Hal tersebut disampaikan...