Rayakan Hari Kebesaran Dewa Obat

  • Bagikan
DEWA OBAT: Umat Tri Dharma khusyuk berdoa saat memperingati Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee  atau Dewa Obat di altar Kelenteng Grajen, Jagalan, Semarang, Senin (16/4). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DEWA OBAT: Umat Tri Dharma khusyuk berdoa saat memperingati Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee  atau Dewa Obat di altar Kelenteng Grajen, Jagalan, Semarang, Senin (16/4). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  Ratusan umat Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) dari 35 kelenteng se-Indonesia mengikuti  perayaan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee atau Dewa Obat di Kelenteng Grajen, Jagalan, Semarang, Senin (16/4) kemarin. Dalam peringatan itu, masing-masing kelenteng  membawa rupang Kongco Hian Thian Siang Tee untuk diletakkan di altar utama kelenteng tersebut. Mereka didampingi Locu dan Hu Locu diiringi atraksi barongsai.  Para umat yang hadir pun melakukan penghormatan dengan mengepalkan tangan sambil membungkuk.

Ketua Yayasan Kelenteng Grajen, Sigit Soegiarto, mengatakan, Hari Kebesaran Dewa Obat selalu diperingati setiap tahun. Kali ini, pihak kelenteng menghadirkan puluhan rupang Kongcho atau dewa-dewi dari 35 Kelenteng di Semarang, Demak, Magelang, Temanggung, Kudus, Grobogan, Blora, Tegal, Jakarta, hingga Manado

Menurut Sigit, dalam peringatan itu apakah hanya digelar makan-makan atau harus melakukan anjangsana ke kelenteng lain, tergantung dari kongconya. “Semua tergantung dari kimsinnya. Untuk hari ini mereka (kelenteng) melakukan jut bio (kirab keliling kota, Red) ke Kelenteng Grajen ini,” ungkapnya.

Di Kelenteng Grajen, para umat melakukan sembahyang dan doa bersama meminta diberi kesehatan yang prima dalam mengarungi kehidupan ini.  Selain itu, mereka juga mendoakan umat lainnya agar diberi rezeki yang melimpah, dan hidupnya menjadi baik dibanding tahun kemarin.  “Para umat berdoa dan mendoakan warga Tionghoa lainnya agar diberi kesehatan, umur panjang serta murah rezeki,” tambahnya.

Wakil Ketua Yayasan Kelenteng Grajen, Aeron Soegiarto menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi sesama umat TITD. “Harapannya, melalui acara ini umat Tri Dharma bisa kenal dengan yang lainnya,”harapnya.

Ketua Pembina Yayasan Tri Setia Bakti Kelenteng Kwan Sing Bio, Prajito, mengatakan, pihaknya selalu mengikuti arak-arakan yang digelar Kelenteng Grajen. Pada kegiatan kemarin, ia bersama pengurus lainnya mengenakan baju beskap sambil membawa kimsin menuju altar utama.

“Karena kita ini orang Jawa, maka dalam acara penghormatan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee atau Dewa Obat ini, kami menggenakan pakaian batik agar lebih terlihat sakral,” katanya. (hid/aro)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *