33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Seniman Berharap Rakyat Kendal Bersatu

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Kesenian Srandul yang ditampilkan di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, membawa misi agar seluruh warga dan pemimpin Kendal bersatu. Yakni untuk membangun dan memajukan Kendal secara bersama-sama.

Hal itu nampak pada cerita Srandul yang dimainkan 60 pemain seniman Kendal. Dengan judul Misteri Kendil Wesi yang menjadi rebutan oleh lakon Den Baguse Menot. Pada akhir cerita Bupati Kendal Mirna Annisa ikut bermain sebagai sosok yang menerima Kendil Wesi.

Kala Kendil itu dipecah, terdapat wasiat atau pesan dari Tumenggung Singowijoyo yang merupakan Bupati Kendal. Isi pesan yang tertulis dalam secarik kertas bertuliskan agar Pemerintah dan DPRD Kendal bersatu membangun Kendal.

“Saya sangat terkesan, di mana para seniman ini membawakan cerita rakyat yang dikemas dengan kesenian Srandul yang sudah lama tidak pernah dimainkan. Pesan moralnya juga dapat, di mana Kendal ini harus menjaga kekompakan dan kebersamaan untuk dapat membangun Kendal,” tuturnya.

Diakuinya, ia tidak akan bisa memangun Kendal seorang diri tanpa dukungan dari masyarakat maupun DPRD yang juga ikut dalam penentuan kebijakan. “Dengan kebersamaan dan kekompakan yang selama sudah terbangun ini, kami yakin pembangunan Kendal bisa cepat,” tandasnya.

Sementara sutradara Sonny Wisnu Murti mengatakan, memang bidikan Srandul ini beda dengan yang biasanya. Dimana tidak sekadar tari-tarian ataupun tontonan saja. “Tapi misi kami adalah tontonan ini bisa jadi tuntutan. Jadi seperti Sunan Kalijaga yang membuat hiburan kemudian menyelipkan tuntutan pada pertunjukan tersebut,” tandasnya.

Ia menjelaskan, ada 60 pemain dengan rata-rata pemain adalah anak-anak sekolah tingkatan SMA sederjat. “Sengaja kami ambil pemain baru, agar kesenian di Kendal ini bisa terus lestari. Jadi anak-anak muda juga bisa mulai mencintai kesenian tradisional,” paparnya.

Salah satu penari dalam penampilan Srandul, Ika Bela Tifandi mengatakan untuk mempersiapkan penampilannya setidaknya ia telah berlatih 1,5 bulan lamanya. “Kami menampilkan tari modern dengan tari tradisional. Sehingga bisa menghibur penonton disemua kalangan,” tandansya.

Ia mengaku tidak ada kesulitan berarti selama latihan sampai penampilan di TMII. Hanya saja pada saat latihan ada sedikit kesulitan untuk menentukan jadwal waktu berlatih. “Karena kebanyakan masih sekolah, jadi latihan bareng itu sulit,” kata siswa binaan Sanggar Tari Nyi Pandansari, Kecamatan Boja itu. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Libatkan Anjing Pelacak Bom

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Tim Brimob Polda Jawa Tengah, Sabtu (23/12) lalu menyisir sejumlah gereja di Temanggung. Penyisiran yang juga melibatkan anjing pelacak K9 milik...

Pengusaha Galian C Mengeluh

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Para pengusaha tambang Galian C di Kecamatan Kaliwungu Selatan mulai mengeluh. Pasalnya sudah 20 hari ini tidak bisa beroperasi lantaran jalan Kaliwungu-Boja tidak...

Sudirman Said Perbesar Koalisi Parpol Pendukung

SEMARANG- Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, terus berupaya memperbesar koalisi partai-partai yang akan mengusungnya dalam Pilkada Jateng 2018 mendatang. Langkah itu dilakukan...

RSMT Raih Bintang Lima

TEMANGGUNG- Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah melakukan survei verifikasi akreditasi ke RS PKU Muhammadiyah Temanggung (RSMT). Hasilnya, RSMT mendapat predikat paripurna atau bintang...

Mitsubishi Kenalkan 3 Jagoan Bisnis

WONOSOBO – Kabupaten Wonosobo merupakan daerah potensial di sektor pertanian dan transportasi dari ujung utara Dieng sampai dengan ujung selatan Wadaslintang. Wonosobo merupakan pangsa...

Awalnya sebagai Pengisi Waktu, Kini Jadi Sumber Penghasilan

Sebagai ibu rumah tangga, Kartikarani Krisnasari tak hanya berdiam diri di rumah. Lewat tangan terampilnya, ia berhasil menciptakan berbagai produk handmade dan craft untuk...