33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Mengatasi Kebuntuan Mental saat Ujian

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Beberapa minggu ini, para anak didik dihadapkan pada ujian akhir, baik ujian akhir sekolah maupun ujian akhir nasional. Kadang kita merasa telah mempersiapkan dengan memberikan materi ajar, latihan soal, dan nutrisi, padahal tidak cukup. Ada hal yang tidak kalah penting yaitu persiapan mental.

Persiapan mental penting untuk mengatasi kebuntuan mental (mental block). Kebuntuan mental dapat menyebabkan seseorang pada situasi yang sangat berbahaya. Situasi ketika seseorang berada pada situasi stuck. Hal ini akan menghalangi seseorang untuk berjuang dan meraih sesuatu yang diinginkan.

Gejala awal seseorang mengalami kebuntuan mental dapat diamati melalui fisik seperti tangan gemetar, keringat dingin, meremas-remas tangan, dan tidak fokus. Gejala tersebut muncul ketika seseorang sedang menghadapi tugas-tugas sulit, seperti ujian, wawancara, negosiasi, dan presentasi.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kebuntuan mental. Seperti takut mengalami kegagalan, tidak menguasai permasalahan, merasa cemas yang berlebihan, dan depresi. Kebuntuan mental akan mengganggu proses berpikir dan membatasi kemampuan melakukan pekerjaan. Ketakutan dan kecemasan tidak dapat mencapai target justru mengakibatkan terjadinya kegagalan.

Lebih jauh, kebuntuan mental dapat berakibat pada penyangkalan kemampuan diri sendiri. Seseorang merasa semua usahanya pasti akan gagal walaupun belum mengusahakannya dengan maksimal. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa seseorang tidak mungkin berhasil jika di dalam pikirannya mengatakan ia tidak perlu berhasil.

Kebuntuan mental dapat dicegah melalui usaha dari dalam dan dari luar. Dari dalam dengan introspeksi dan evaluasi diri. Introspeksi terhadap usaha yang sudah dilakukan dan evaluasi pada hasil yang sudah diraih. Perlu dipahami bahwa satu kegagalan tidak berarti gagal berikutnya. Introspeksi dan evaluasi akan mengembalikan kepercayaan diri sehingga terbangun sikap mental yang positif. Yakinkan pada diri sendiri bahwa setiap orang berhak menentukan apapun yang diinginkan.

Mengatasi kebuntuan dari luar melalui konseling dan bimbingan. Konseling dan bimbingan sesuai dengan persoalan yang dihadapi seseorang sangatlah perlu, apalagi melalui pendekatan personal. Pendekatan personal penting karena seseorang tidak ingin masalahnya diketahui banyak orang. Melalui pendekatan ini permasalahan dapat membantu penyelesaian kasus per kasus.

Keyakinan diri untuk berhasil akan mendorong seseorang untuk meraih hasil yang terbaik. Terbaik bisa jadi tidak harus selalu menjadi yang nomor satu. Terbaik artinya mencapai hasil sesuai dengan yang telah dipersiapkan dan diusahakan. Dengan memunculkan persepsi ini secara terus menerus, seseorang akan mengembangkan harapan-harapan dalam dirinya. Ia akan memelihara harapan tersebut dengan kekuatan pikirannya. Kemudian belajar mengolah semua potensi yang ada di sekitarnya untuk mewujudkan impiannya. Kemampuan dalam mengelola harapan, menuangkan pikiran, dan mengolah potensi tersebut menjadi andil besar pada kesuksesan seseorang.

Ternyata mempersiapkan anak didik dengan materi ajar, latihan soal, dan nutrisi saja tidaklah cukup. Mempersiapkan mental dalam menghadapi ujian dan menerima apapun hasilnya sangatlah penting. Persiapan mental melalui latihan melakukan hal terbaik. Latihan-latihan dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan diri, peluang, dan tantangannya. Sekaligus melatih sikap positif untuk melakukan sesuatu yang benar dengan cara yang benar untuk meraih kesuksesan. (*)

Pengajar Fisika di SMK Negeri 1 Salam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan Desa Wangkelang Putus

PEKALONGAN - Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/4) dini hari. Akibatnya, akses jalan penghubung Kajen menuju...

Upah Buruh Dinilai Masih Jauh dari Layak

SEMARANG - Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei, kemarin, menjadi momen tepat untuk menyampaikan aspirasi bagi para buruh sedunia. Di Kota Semarang,...

Ulama Besar Syria Doakan Ganjar-Yasin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus Syekh Muhammad Syarif As Showaf mengunjungi posko Santri Gayeng di Semarang, Rabu (14/3). Ulama berpengaruh Syria...

Zaenudin Kembangkan Batik Tiga Negeri Wonopringgo

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Ketika menyebutkan batik tiga negeri, tidak semua orang tahu dan mengenal jenis batik ini. Karena batik ini merupakan salah satu masterpiece...

Tunanetra “Diarahkan” Tabrak Pohon

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Trotoar sejatinya dibangun untuk para pejalan kaki agar aman dari bahaya kecelakaan lalu lintas. Desain jalur trotoar harus ramah untuk semua...

Dewan Tuding SMAN 1 Cuci Tangan

“Akan kami tindaklanjuti. Hari Senin (hari ini, Red), kepala sekolah (SMAN 1 Semarang, Red) akan kami undang untuk dimintai keterangan.” Sri Kusuma Astuti - Kepala DPPPA...