Back to Konsep Dasar Mudahkan Penghitungan Matematika

spot_img

RADARSEMARANG.COM – MARAKNYA penggunaan gadget pada kalangan pelajar saat ini cukup memprihantinkan bagi kalangan guru pada umumnya dan pada guru matematika pada khususnya. Hal ini nampak pada fenomena saat proses belajar mengajar tidak sedikit siswa menggunakan kalkulator yang terdapat dalam gadget sebagai alat bantu penghitungan dalam pengerjaan soal matematika.

Pelajar saat ini memang lahir di era 2000-an, di mana identik dengan segala perkembangan tenologi. Beda dengan kelahiran 1970-an yang identik dengan manual dan tradisional. Maka dari itu, perlu adanya pemberian kepemahaman terhadap siswa terhadap penggunaan gadget. Supaya siswa dapat menggunakan gadget sesuai kebutuhan dan ketentuan sebagai pelajar. Terlebih siswa tersebut masih dalam lingkungan sekolah (pembelajaran dalam kelas). Apalagi terjadi penyalahgunaan penggunaan gadget saat pelajaran.

Kalkulator sudah menjadi barang candu bagi sebagian siswa dalam mempermudah penghitungan pengerjaan soal matematika. Jika hal ini dibiarkan terus menerus justru akan merugikan pelajar itu sendiri. Karena sesaat bisa memanfaatkan kalkulator dengan baik tetapi akan menyesatkan kelak. Terutama saat siswa tersebut harus menghadapi ujian nasional. Ujian nasional yang berlangsung online saat ini sudah 100 persen terlepas pada kalkulator, baik kalkulator manual maupun kalkulator dalam gadget. Untuk itu perlu pembiasaan dalam melatih diri dalam mengerjakan soal matematika. Dimana soal matematika sangat kental dengan angka dan penghitungan.

Perlunya pembiasaan dalam mengerjakan soal matematika lepas dari kalkulator ini memang tidak mudah. Penguatan karakter dari guru mata pelajaran sangat dibutuhkan dalam hal ini. Adanya pembiasaan yang diberlakukan saat pembelajaran berlangsung sangat mendukung adanya keberlangsungan dari tujuan pembelajaran maupun tujuan yang akan dicapai. Melalui latihan pembiasaan perilaku yang diharapkan terjadi proses internalisasi pada diri pribadi siswa  menuju kepribadian yang sesuai dengan amanat tujuan pendidikan nasional. Supaya perancangan bisa terlaksana dengan baik maka perlua adanya evaluasi dan pemantauan saat siswa mengerjakan soal. Perlu kiranya guru menyiapkan penilaian individu siswa saat pembelajaran berlangsung dengan memberikan penskoran. Sehingga bisa dijadikan tolo ukur dalam mengukur tingkat keberhasilan pembelajaran matematika. Terutama saat siswa diberi tugas kelompok maupun individu.

Baca juga:   Pembelajaran Empati terhadap Sesama melalui Sosiodrama

Penerapan pembiasaan untuk lepas dari kalkulator ini memang tidah semudah membalikkan tangan. Oleh karenanya perancangan didepan sangatlah penting bagi guru matematika khususnya ketika hendak membelajarkan matematika. Perancangan ini selain sudah dirancang semuanya dalam perencanaan pembelajaran (RPP). Guru bisa menyiapkan diri menyusun penilaian individu sebagai pengamatan yang akan dijadikan catatan oleh guru sendiri. Pematangan dalam perancangan pembelajaran tidak kalah penting. Guru harus memperhatikan karakteristik siswa dalam kelas tersebut. Guru juga harus menyiapkan media berikut dengan metode yang tepat. selain sarana prasaana yang sudah tersedia di sekolah. Apalagi guru mempunyai harapan untuk siswanya agar mengerjakan soal dengan mandiri. Berarti guru harus mempunyai strategi agar tujuan tersebut dapat tercapai dengan sempurna.

Penanaman konsep dasar sebagaimana dalam teori matematika harus tersampaikan dengan baik. Karena dalam konsep dasar matematika ini siswa diajarkan untuk dapat mengerjakan soal matematika dengan menggunakan rumus-rumus yang ada tanpa harus menggunakan kalkulator. Meskipun dalam pengerjaan soal matematika ini kan lebih mudah dan lebih cepat dalam menyelesaikan soal. Namun, itu hanya bersifat sesaat karena imbasnya justru akan merugikan diri siswa sendiri ketika menghadapi tes. Dengan pemilihan metode yang tepat saat mengajar materi tertentu dalam mata peajaran matematika. Maka tidak menutu kemungkinan konsep-konsep dasar dalam matematika ini akan diterima dengan baik oleh siswa. Sehingga tujuan pembelajaranpun akan bisa terwujud.

Baca juga:   Belajar Koordinat Kartesius Yang Menarik Menggunakan Powtoon

Demikian beberapa hal yang yang bisa disiapkan oleh guru matematika, guna membiasakan siswa tidak ketergatungan dengan kalkulator saat mengerjakan soal matematika. Dengan menyiapkan form penilaian individu, mempersiapkan perencanaan yang matang dengan melihat karakter siswa, pemanfaatan media, penggunaan metode yang tepat serta adanya evaluasi. Evaluasi ini dapat dijadikan sebagai kontrol guru mata pelajaran ataupun dapat dijadikan alat ukur keberhasilan pembelajaran. Hal ini akan terwujud manakala dilakukan dengan komitmen guru maupun siswa. Sehingga harapan akan terwujud dengan baik. Dengan adanya konsep ‘back to pemahaman konsep-konsep dasar matematika’ akan dapat mengantarkan siswa mencapai hasil belajar yang maksimal tanpa harus dengan bantuan kalkulator. (tj3/2/aro)

Guru Matematika SMA Negeri 1 Boja Kendal

Author

Populer

Lainnya