33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

ABN NasDem Cetak Kader Berkarakter

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Akademi Bela Negara (ABN) yang digagas NasDem mampu mencetak kader partai yang cerdas militan dan terampil serta memiliki loyalitas, kepatuhan dan kerja keras.

Menurut  Gubernur ABN NasDem I Gusti Kompyang (IGK) Manila, ABN didirikan pada 2017 untuk membangun karakter kader partai. ABN NasDem sendiri embrionya dari Sekolah Legislatif yang khusus bagi anggota dewan partai tersebut.

“Jadi, kader Partai NasDem yang sudah lulus dari sini harus cerdas militan dan terampil serta memiliki loyalitas, kepatuhan, dan pekerja keras,” kata IGK Manila kepada Jawa Pos Radar Semarang di kampus ABN NasDem Jalan Pancoran Timur 2D Nomor 26, Jakarta Selatan.

Dikatakan, ABN dibentuk dalam rangka membina kader partai agar memahami konteks kepribadian, kebangsaan, dan kepartaian.

Metode pembelajaran di ABN laiknya program kuliah pada umumnya. Sebanyak 48 SKS yang harus ditempuh selama 4 bulan. Mereka menjalani pendidikan lima hari dalam seminggu dengan waktu efektif 8 jam per hari. Saat ini, ABN NasDem sudah mencetak 1 angkatan untuk kelas reguler 4 bulan, dan 12 angkatan untuk short course. “Kelas short course ini hanya digelar selama sepekan,” katanya.

Setiap angkatan diikuti 500 peserta yang berasal dari 34 provinsi. Selama pelatihan gratis tidak dipungut biaya. “Makan minum gratis, malah kami kasih seragam dan uang saku,” kata Sandra, Kepala Rumah Tangga ABN.

Dikatakan, peserta ABN tak hanya kader pria, tapi wanita. Untuk tempat tinggal selama pelatihan, peserta wanita ini ditempatkan terpisah di hotel.

“Kalau yang pria di asrama sini.  Di sini ada 500 tempat tidur, 40 kamar mandi, 40 toilet, klinik, ambulans 24 jam, 10 ruang kelas dan aula besar. Untuk peserta wanita tinggal di hotel,” paparnya.

Deputi I Bidang ABN NasDem Ahmad Baidowi menjelaskan, ada tiga aspek yang diajarkan di ABN NasDem, yakni keperibadian, kepartaian dan kebangsaan. Rinciannya, 18 mata kuliah untuk kepribadian, 17 mata kuliah untuk kepartaian serta 18 mata kuliah untuk kebangsaan. “Sedangkan untuk short course totalnya ada 58 mata kuliah,” katanya didampingi Staf Komunikasi Partai NasDem Charles Meikyansah, dan beberapa staf ABN NasDem.

Bagian kesiswaan ABN NasDem, Damianus, menambahkan, pihaknya menekankan tiga budaya bagi peserta, yakni budaya disiplin, tertib dan rapi.

“Harapannya, itu akan terbawa jika mereka kelak akan menjadi pengurus partai, wakil rakyat maupun jabatan lainnya,” harapnya.

Selain mengunjungi kampus ABN NasDem, koran ini sempat diajak ke kantor NasDem dan kantor Media Group. (aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sigit Ibnugroho Tegaskan Dukung Hendi

SEMARANG - Mantan calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho melakukan pertemuan dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (24/1). Sayangnya, pertemuan di ruang VIP...

Siswa Diajak Gemari Ikan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan terus mempromosikan makan ikan kepada masyarakatnya. Salah satunya mengajak ratusan siswa sekolah di daerah tersebut untuk menggemari menu makanan...

Kuras Perhiasan, Terapis Ditangkap

MAGELANG—Yenny Purwasih alias Yuni, 29, perempuan yang tinggal di Jalan Magelang-Jogja Km 11 Desa Blabak, Mungkid, Kabupaten Magelang, akan merayakan Lebaran tahun ini di...

66 Pengidap HIV/AIDS Meninggal

SALATIGA - Persoalan HIV/AIDS tidak sebatas terjangkitnya virus mematikan bagi yang terinfeksi, tapi juga menimbulkan stigma negatif dan diskriminasi bagi penderita. Oleh karena itu,...

Calon Haji Tertua 90 Tahun

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 709 calon haji dari Kabupaten Wonosobo yang masuk dalam kloter 32 dan 33 siap berangkat ke tanah suci Makkah. Mereka...

Cuaca Buruk, Nelayan Nekat Melaut

KAJEN - Meski cuaca masih ekstrim, ratusan nelayan di Desa Wonokerto, Sijambe dan Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan nekad pergi melaut. Mereka mengaku tak...