33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Saat Jongkok, Lihat Kaki Istri di Reruntuhan

Kebakaran di Kampung Tidar Campur

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Peristiwa kebakaran di Kampung Tidar Campur, RT 1/RW 1, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kamis (12/4) pagi menyisakan duka mendalam pada Mulyono. Ia harus kehilangan istri tercinta, Sri Rahayu, yang tidak berhasil menyelamatkan dari dari amukan api. Apalagi ia yang pertama kali menemukan jenasah Sri Rahayu di antara reruntuhan rumahnya.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Magelang ini bercerita, Sri Rahayu adalah istri yang pekerja keras, dan terampil. “Orangnya nggak kenal lelah, apa-apa yang dia bisa, pasti dikerjakan,” ujarnya, Jumat (13/4).

Dia bercerita, pagi dan sore istrinya jualan gorengan, kemudian buka toko kelontong, jualan bahan bakar minyak (BBM). Terkadang juga jualan sate.

Sambil menahan air mata, Mulyono melanjutkan ceritanya. Sebelum kejadian, ia pamit berangkat kerja. Biasanya, istrinya menyusul untuk berangkat ke pasar. Namun tidak pada hari itu. “Istri saya bilang, tak bukak warung sedilit, nak menowo entuk tambahan sitik-sitik gawe belonjo (Aku buka toko sebentar saja, barang kali dapat tambahan sedikit-sedikit untuk belanja),” ucap Mulyono menirukan ucapan istrinya. Rupanya ini merupakan komunikasi terakhir dengan belahan jiwanya.

Tiba di kantor Damkar, Mulyono sempat mengikuti apel. Kemudian ada laporan masuk bahwa terjadi kebakaran di kampungnya. Ia bergegas menghubungi istrinya untuk menanyakan kejadian itu. “Saya ingin tanya, yang terbakar rumah milik siapa. Tapi telepon saya kok tidak tersambung terus. Lalu saya buka grup (sosial media), yang terbakar rumah Sri Rahayu. Itu istri saya,” ujarnya.

Tiba di lokasi, ia mendapati rumahnya terbakar cukup parah. Ia mencari istrinya tapi tak ditemukan. Lantas Mulyono berinisiatif meminta bantuan salah satu kerabat untuk ikut mencari keberadaan istrinya. “Saya minta untuk mencari ke tukang pijat, Mbak Yem. Saya pikir dia ada di sana dan nggak tahu kalau rumahnya terbakar, karena sebelumnya dia ngomong ingin pijat,” imbuh ayah dari Alana Bernice Saputra, 13, dan Alfian Dwi Nauval, 7, ini.

Namun, ia justru menemukan istrinya berada di antara puing-puing bangunan rumahnya dalam keadaan tak bernyawa. “Saat jongkok di samping kulkas yang sudah meleleh, saya melihat ada kaki. Ternyata itu kaki istri saya. Saya langsung teriak minta tolong,” ucapnya sembari menghela nafas.

Kemarin, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Windarti Agustina menyerahkan bantuan kepada keluarga Mulyono. Sigit juga meminta kepada lurah dan camat segera membentuk tim yang tugasnya sebagai koordinator penghimpunan bantuan untuk keluarga korban. Ia ingin, Mulyono dan dua anaknya kembali menempati rumah yang layak. “Kalau ada yang seperti ini, kita harus bantu bareng-bareng,” kata Sigit.

Dari kejadian ini, Kepala UPTD Damkar Kota Magelang Eko Yanuarso berencana akan membekali para istri petugas Damkar untuk mengetahui cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran. “Selain untuk bekal diri sendiri, harapannya juga bisa ikut menyosialisasikan kepada masyarakat,” tutur Eko di lokasi kejadian, kemarin.

Ia juga prihatin atas musibah yang dialami salah satu anggotanya. Dia mengatakan, Mulyono telah mengabdi sekitar dua tahun dan merupakan wakil komandan regu. Tiap ada kasus, Mulyono bertugas mengemudikan mobil damkar menuju lokasi kejadian. “Tapi saat musibah itu, saya melarang dia mengemudikan mobil, dan digantikan oleh petugas yang lain,” ujarnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Parenting dalam Satuan Pendidikan

RADARSEMARANG.COM - KELUARGA sebagai lingkungan pertama, karena dalam keluarga inilah anak pertama-tama mendapatkan pendidikan. Tugas utama dari keluarga bagi pendidikan  anak adalah peletak dasar...

Dewan Soroti Masalah Kemiskinan

MAGELANG—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang memberikan sejumlah rekomendasi kepada Wali Kota Sigit Widyonindito terkait penetapan keputusan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2016,...

Promosi Kampung Wisata, Gelar Festival Lukis Payung

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Masyarakat Dukuh Mranggen Desa Kuthoharjo Kecamatan Kaliwungu menggelar lomba melukis di atas payung yang dikemas dalam Festival Kampung Mranggen, Minggu (25/3). Dalam kesempatan tersebut,...

Harus Dilokalisir dan Dipantau

MENANGGAPI maraknya pelaku homoseksual yang semakin berani menunjukkan identitas dirinya kepada khalayak, Psikolog Unika Soegijapranata Drs DP Budi Susetyo, M Si menyampaikan hal itu...

Bentengi Masjid dan Kampus dari Radikalisme

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Gerakan terorisme dan radikalisme masih mengancam bangsa Indonesia.  Untuk itu, gerakan radikalis yang anti-Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  harus...

Target Serapan Lebihi Tahun Lalu

SEMARANG – Perum Bulog Divre Jawa Tengah menargetkan serapan setara beras tahun ini dapat melebihi serapan tahun lalu. Kerjasama dengan sejumlah pihak terus dilakukan...