Waspadai Penggunaan Pewarna Tekstil untuk Makanan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang mengingatkan warga agar tidak menggunakan pewarna tekstil (rodamin) untuk mengoalah makanan. Sebab, hal itu berbahaya bagi kesehatan, utamanya dapat memicu penyakit kanker.

Hal ini disampaikan Kepala BBPOM Semarang, Endang Pujiwati disela acara edukasi memilih kosmetik dan pangan yang aman bersama anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Ir Habib Ali Mahir di gedung Pahala, Trengguli, kemarin siang.

Menurut Endang, makanan yang mengadung rodamin B dan bahan kimia lainnya seperti formalin harus menjadi perhatian masyarakat. Ini supaya waspada terhadap konsumsi makanan tersebut. “Kalau mie ada formalinnya, maka hati-hati. Kalau menggunakan pemanis untuk bahan makanan juga harus ada izin dari BBPOM dulu agar konsumen tetap aman mengunsumsinya,” ujar dia.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk hati hati bila membeli kosmetik. “Hindari beli kosmetik secara online. Sebab, belum tentu barang yang dikirimkan sesuai dengan barang yang dipajang dionline,” katanya.

Anggota DPR RI, Ali Mahir mengatakan, kehatihatian dalam memilih bahan pangan maupun kosmetik menjadi penting bagi masyarakat sekarang ini. “Karena itu, melalui kegiatan ini, agar masyarakat tahu apa arti dari menjaga kesehatan itu,” katanya.

Menurutnya, dalam menggunakan bahan pangan maupun kosmetik bisa mengecek dari sisi kemasannya. Kemudian, sisi label, izin edar dan waktu kedaluarsa. Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatanm, dr Ribekan menambahkan, biaya perawatan agar tetap cantik memang dikenal sangat mahal.

Karena itu, cantik secara alami lebih baik daripada cantik karena kosmetik. “Tubuh kita sebetulnya dilapisi melamin sehingga tahan terhadap sinar matahari. Tapi, lama kelamaan akan menipis sehingga bisa timbul bintik bintik. Karena itu, lebih baik hidup secara sehat  dengan mengonsumsi banyak buah buahan dan gemar olahraga,” katanya. (hib/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -