33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Warga Karangsari Diberi Pendidikan Politik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah kemarin mendapatkan pendidikan politik oleh KPUD setempat. Diskusi politik yang berlangsung di teras komunitas rumah kita (Koruki) tersebut menjadi ajang belajar bersama terkait demokrasi dan politik lokal, termasuk bagaimana menjadikan warga ini sebagai pemilih yang cerdas.

Anggota komisioner KPUD Demak, Hastin Atas Asih mengatakan, menjadi pemilih cerdas sangat diperlukan dalam berbagai hajatan demokrasi, diantaranya dalam pesta pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni mendatang.

“Kita berharap, kalau pemilihnya cerdas tentu tidak akan mudah tergoda oleh iming iming yang menggiring mereka untuk memilih calon tertentu. Ibaratnya, memilih kucing dalam karung,” kata Hastin yang membidangi Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat ini.

Dia menuturkan, pemilih cerdas hendaknya berani menolak segala bentuk politik uang. “Sekarang ini ada istilah sodaqoh politik terkait pemberian uang untuk memilih calon,” katanya.

Menurutnya, iming-iming  politik uang dengan besaran Rp 10 ribu tentu tidak sebanding dengan suara yang berikan untuk calon. Sebab, yang sebesar itu akan habis hanya untuk beli krupuk. “Disinilah pentingnya memilih pemimpin yang tanpa diembel embeli uang,” ujarnya.

KPUD pun mengajak para pemilih agar menggunakan hak pilihnya dengan rasional. Sebab, dalam pengalaman beberapa kali pilgub, partisipasi masyarakat selalu dibawah 50 persen. Menurutnya, dalam pilgub kali ini KPUD sudah 80 persen malakukan sosialisasi dimasyarakat.

Direktur Koruki, Kusfitriya Martyasih mengatakan, ibu ibu warga desa harus melek politik dan lebih aktif dalam pesta demokrasi. Karena itu, mereka juga harus membekali diri supaya kenal lebih dekat para calon.

“Emak-emak biasanya nyoblos yang ganteng atau ada uangnya. Jangan mater, asal main coblos aja. Dengan adanya sosialisasi ini mudah mudahan pemilih tidak tergiur karena uangnya,” ujar dia. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sisipkan Pesan Keberagaman dan Kesetiaan

SEMARANG – Sekuel kedua film Ayat-Ayat Cinta (AAC) akhirnya resmi diluncurkan setelah AAC 1 pada tahun 2007 lalu. Film AAC 2 yang diangkat dari...

Stok Kepokmas Aman Hingga Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kota Salatiga relatif stabil. Meski dilapangan ada kenaikan harga, namun masih dalam batas yang wajar....

Wayan di New York

Oleh: Dahlan Iskan Sayang. Sudah terlanjur janji: DisWay hari ini akan menulis tentang anak Indonesia itu. Yang tasnya mencapai nilai Rp 10 miliar itu. Yang...

ASN Harus Berinovasi, Tingkatkan Layanan

KAJEN – Sebanyak 107 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pekalongan, mendapat penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya. Penghargaan diserahkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,...

Anggota DWP Harus Aktif Berorganisasi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Kaum perempuan mempunyai banyak kontribusi dalam pembangunan Kota Salatiga. Selain itu, jumlah pejabat dari eselon 4 sampai eselon 2 yang merupakan...

Makanan Berbahaya Masih Sering Beredar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang mendorong masyarakat untuk memperhatikan keamanan pangan. Sebab, sejauh ini masih ditemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan...