33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

PDIP Ancam Laporkan KPU

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Salatiga siap melayangkan protes kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Provinsi Jawa Tengah karena merasa  tidak puas dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Pemicunya adalah perubahan jadwal rekapitulasi DPSHP menunjukkan ketidaksiapan KPU selaku penyeleggara pemilu. Hal itu ditandaskan  sekretaris tim kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Bagas Ariyanto kepada media di kantor DPC PDIP, kemarin siang.

“Kami selaku timses pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin merasa dikecewakan karena undangan yang dikirimkan KPU ternyata tidak sesuai dengan waktu penyelenggaraan. Dari jadwal pertama yang disampaian kepada kami untuk kelurahan Mangunsari tanggal 9 April hari Senin lalu seharusnya jam 10.00 dan 10.30 di Kelurahan Kalicacing. Namun di undangan tertulis jam 13.00, Jadi surat terlambat tiga jam,” urai Bagas.

Demikian halnya dengan agenda di Kcamatan Sidorejo, timses Ganjar-Yasin yang sudah mengirimkan perwakilannya harus kecewa lantaran sesampainya di sana acara tersebut urung digelar. Ironisnya, bahkan orang kelurahan pun tidak tahu kantor mereka akan digunakan untuk acara ini. Jadi ada perubahan jadwal sepihak dan tidak diberi tahu.

Perubahan jadwal ini selain mengecewakan pihaknya juga disebut Bagas dikeluhkan para perwakilan timses yang sudah meyisihkan waktunya untuk mengikuti rapat rekapitulasi DPSHP ini.  Sebab, sebagian besar anggota timses merupakan pekerja yang harus meminta izin libur agar bisa mendampingi kegiatan itu.

“Juga waktu kami terbuang, karena pendistribusian jadwal ini kami lakukan sampai larut malam  namun  ternyata niat kami tidak disikapi bernar oleh KPU. Sementara KPU beralasan itu bukan tanggung jawab KPU dan PPSlah yang mengubah jadwal. Kami tidak mau tahu, sebab mereka itu kan satu gerbong,” tegas  Bagas.

Sementara itu, komisioner KPU, Syaemuri menandaskan jika perubahan jadwal itu bukan kesengajaan dan semata–mata masalah teknis. “Tapi yang pasti, sesuai dengan regulasi, rekapitulasi DPSHP di PPS tidak mengatur tentang mengundang tim kampanye,” jelas Syaemuri.

Dijelaskan dia, undangan rekapitulasi itu menurutnya merupakan bentuk ikhtiar KPU untuk melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Termasuk, pihaknya yang meminta susunan tim kampanye hingga tingkat bawah agar saling memudahkan untuk berkomunikasi. “Kami minta maaf atas mis informasi ini,” ujarnya. (sas/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harga Ikan Naik Akibat Cuaca Buruk

RADARSEMARANG.COM - Pekerja sedang menjemur ikan teri di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok, Kota Semarang, Rabu (28/3). Harga ikan laut di TPI Tambaklorok melambung...

Harus Ikuti Perkembangan Zaman

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelaku usaha travel dan biro perjalanan di Jawa Tengah diimbau mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, saat ini masih banyak pelaku usaha travel...

Tesla Antara Gosip dan Fakta

Oleh: Dahlan Iskan Beli karena gosip, jual karena fakta. Itulah kenyataan di pasar modal. Ketika mendengar rumor orang berbondong beli saham. Biasanya rumor itu rumor baik:...

Hadirkan Artis Ibu Kota

DEMAK - Pasar rakyat Grebeg Besar di lapangan Tembiring Jogo Indah mulai dilaksanakan hingga 10 September mendatang. Selain diramaikan dengan berbagai wahana mainan juga...

Warga Diminta Waspadai Ideologi Berbahaya

BATANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang meminta warganya agar mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya dan mewaspadai gerakan atau pikiran yang mencoba merongrong ideologi Pancasila. Salah satunya dengan menjaga...

Insentif Modin Diusulkan Naik

SALATIGA - Pemkot Salatiga melalui Bagian Kesra memberikan insentif kepada 80 modin se- Kota Salatiga dengan besaran masing-masing Rp 1 juta sebelum dipotong pajak....