33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Gibran: Bisnis Berbasis Aplikasi Menjanjikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendorong lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang untuk mulai mengembangkan bisnis. Utamanya, bisnis berbasis aplikasi. Sebab, saat ini bisnis aplikasi menjadi salah satu usaha dengan peluang kesuksesan yang cukup besar.

Ia mencontohkan, aplikasi madhang.id, start up garapan mahasiswa Udinus ini sudah dilirik investor Singapura. Ia berharap, virus ini dapat menular ke mahasiswa lainnya, sehingga mampu menciptakan start up ataupun aplikasi baru yang lebih mendunia.

Gibran juga memberikan motivasinya agar tidak pernah takut gagal dalam memulai bisnis. Sebab, kalau berhasil, bisnis yang dijalankan akan membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

”Pokoknya terus bangun dan kembangkan jejaring. Dan yang terpenting adalah untuk tetap rendah hati,” pesan Gibran di depan para wisudawan Udinus di Hotel Patra Semarang, Rabu (11/4).

Rektor Udinus Prof Dr Ir Edi Noersasongko M Kom tidak menampik peluang bisnis aplikasi memang sangat menjanjikan. Terbukti, dengan adanya sejumlah bisnis-bisnis berbasis aplikasi yang mampu meraih kesuksesan. ”Dengan teknologi yang ada pada saat ini, jutaan orang di manapun berada dapat terhubung dengan internet. Ini menjadi peluang,” ujarnya.

Edi menegaskan, jangan sampai lulusan Udinus hanya menjadi penonton. Mereka harus bisa berkontribusi dengan menciptakan sesuatu. Dalam hal ini, alumni Udinus diminta untuk menerapkan konsep kosong namun berisi, yakni dengan menghubungkan satu hal dengan hal lain secara digital.

“Inti dari konsep ini adalah menghubungkan. Seperti Facebook, Gojek, dan Bukalapak mereka sama-sama menerapkan konsep menghubungkan antara manusia dengan manusia lainnya. Antara penjual dengan pembeli. Para lulusan Udinus pasti mampu menerapkan konsep itu,” katanya. (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

36 Ruas akan Dipasangi Mesin Parkir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penertiban juru parkir (jukir) yang memungut tarif tak sesuai aturan sejauh ini belum maksimal. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menyarankan bagi...

Kapolsek Terancam Dicopot 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kepolisian Polrestabes Semarang terus berkomitmen tegas dalam pemberantasan minuman keras (miras) oplosan. Bahkan, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji akan...

Debitur Mitra Jateng 25 Capai 8.440

SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperoleh penghargaan kategori Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan 2016 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan diserahkan...

Memulai Bisnis dari Jualan Kartu Nama

RADARSEMARANG.COM - Ketekunan memang diperlukan dalam menjalankan usaha. Seperti halnya, Andi Kusnadi. Siapa sangka, dimulai dari usaha jualan kartu nama, kini ia memiliki perusahaan...

Ajari Masak Lele, Gajar Dapat Doa

DEMAK- Disela berkunjung ke Demak, Gubernur Ganjar Pranowo menyempatkan diri mengajar di SMKN 1 Sayung, Kecamatan Sayung. Dalam kesempatan itu, Ganjar mengajar jasa tata...

Dana Pembebasan Lahan Segera Turun

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Proyek pembangunan tanggul sepanjang 8,3 kilometer, saat ini sudah dimulai. Pembangunan tanggul yang menelan biaya sebesar Rp 517 miliar, itu akan...