33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Belum Pasang APK, KPU Didemo

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Jalan Veteran Semarang, Selasa (10/4). Mereka protes lantaran alat peraga kampanye (APK) kedua pasangan calon di Pilgub Jateng tidak kunjung dipasang.

Petugas kepolisian yang setiap hari berjaga di kantor KPU Jateng pun langsung turun tangan untuk mengamankan. Mahasiswa Muhammadiyah menyampaikan aspirasi dengan tertib tanpa ada sedikit pun gelagat untuk melakukan vandalisme.

Mereka hanya berteriak-teriak sambul membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan “Menuntut Profesionalisme KPU Jateng”, “Telat 1,5 Bulan Adakan Baliho Cagub-Cawagub Jateng”, dan “Berikan Solusi Keterlambatan Pengadaan APK”.

Koordinator aksi, Badrun Nari menjelaskan menilai keterlambatan pemasangan APK Pilgub Jateng di daerah-daerah oleh KPU ini menguntungkan petahana. Dia pun mempertanyakan apakah keterlambatan ini disengaja. “Kami ingin menanyakan, kenapa APK bisa terlambat. Apakah ada unsur kesengajaan. Karena keterlambatan ini kami rasa bisa menguntungkan petahana,” ucapnya di sela-sela aksi.

Menurutnya, seharusnya KPU Jateng bisa mengantisipasi keterlambatan pemasangan APK dengan mempersiapkan proses lelang pengadaan sebaik-baiknya. “Keterlambatan pemasangan APK juga berdampak pada antusiasme masyarakat dalam mengikuti semua tahapan Pilgub Jateng,” lanjutnya.

Karena itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menuntut KPU Jateng bertanggung jawab dan bersikap profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

Sementara itu, Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan, keterlambatan APK disebabkan gagal lelang. Sebenarnya, gagal lelang itu sudah jadi hal lumrah dalam proyek yang melibatkan pemerintah. “Karena gagal lelang, proses produksi jadi terlambat. Akhirnya, distribusi dan pemasangan juga ikut terlambat. Tapi semua sudah beres, kok,” terangnya. Joko memperkirakan, pemasangan APK bisa klir 100 persen pada minggu pertama April. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Janjikan Permainan Terbuka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang sedang dalam tren positif menghadapi matchday ke delapan dijamu Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion 17...

Mengajar Tanpa Pandang Tempat, Status, dan Agama

Profesi guru dianggap mulia karena tanggung jawabnya mendidik siswa-siswi dengan ketulusan. Jika dalam mengajar tidak disertai ketulusan, tentu berpengaruh terhadap murid. Siswa pasti tidak...

Korban Banjir Mulai Terserang Gatal-Gatal

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Warga korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung mulai terkena gatal gatal. Mereka pun mendapatkan pengobatan di posko banjir yang didirikan di...

Indonesia Power Ajak Siswa Lestarikan Lingkungan

SEMARANG - Pemanasan global (global warming) harus dicegah, salah satunya dengan melakukan penghijauan. Seperti PT Indonesia Power yang turut andil mencegah global warming lewat...

Senin, Mirna Launching Sekolah Berprestasi

KENDAL-Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengapresiasi program Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura yang digagas Jawa Pos Radar Semarang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten...

Kendaraan Mengular di Jalur Pantura Kendal

KENDAL—H-2 Lebaran Idul Fitri, arus mudik di Jalur Pantura Kendal mengalami kemacetan panjang. Kendaraan dari arah barat mulai terjebak macet setelah keluar dari exit...