33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

4 Bulan, Kades Belum Gajian

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Magelang belum menerima penghasilan tetap (siltap) sampai bulan April ini. Padahal gaji tersebut biasanya diterima tiap bulan dari Pemkab Magelang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptoyono mengaku mendapat keluhan keterlambatan gaji ini dari beberapa kades dalam pertemuan sepekan sekali yang diadakan olehnya. Ia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kades dan perangkatnya merupakan garda terdepan dalam pelayanan birokrasi ke masyarakat.

“Ini harusnya menjadi perhatian serius di jajaran Pemkab Magelang karena peristiwa ini terus-menerus terjadi setiap tahun. Proses penganggaran yang dilakukan bersama-sama oleh DPRD juga sudah sesuai jadwal dan anggaran untuk tahun anggaran tahun 2018 juga sudah disahkan lewat paripurna tepat waktu. Jadi tidak ada alasan lagi sebenarnya mereka sampai terlambat mengeksekusi anggaran di tahun 2018 ini termasuk siltap para kades dan perangkat desa,” ujar Yogyo panjang lebar.

Yogyo berharap pemerintah daerah segera mencairkan siltap para kades beserta perangkat ini. Sebab kegiatan sosial mereka di masyarakat sangat banyak dan membutuhkan biaya yang diharapkan dari siltap bulanan tersebut.

Lanjut Yogyo, siltap perangkat desa juga tidak besar. Nominalnya sesuai UMK. Apabila anggaran memungkinkan, usul Yogyo, sudah seharusnya penghasilan mereka dinaikkan. “Ini harus menjadi prioritas utama, siltap kades dan perangkat desa harus naik karena dedikasi dan pengabdian mereka sungguh luar biasa. Sumbang sih mereka terhadap masyarakat juga besar sekali,” imbuhnya.

Menurut dia, apabila eksekutif kerja lebih profesional, mengedepankan tata kelola keuangan dengan baik, keterlambatan ini tidak akan terjadi dan sampai berulang-ulang setiap tahun.

“Mari kita benahi kalau sampai ada aturan yang menghambat, DPRD siap untuk diajak berembug mencari solusi terbaik agar masyarakat mendapatkan layanan yang baik,” tandasnya. (lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Program Libatkan Partisipasi Masyarakat

SEMARANG - Setelah melalui lika-liku pembahasan yang alot bahkan sempat diwarnai walkout (WO) oleh sejumlah fraksi, DPRD Kota Semarang akhirnya mengesahkan penetapan perubahan Rencana...

Bikin Kotor Trotoar

SEJUMLAH pedagang bunga Pasar Kalisari, Semarang  membuat karangan bunga di atas aera pedestrian. Hal tersebut selain mengganggu pejalan kaki, juga membuat kotor dan pemandangan...

Pembiayaan BRI Syariah Tumbuh Signifikan

SEMARANG – BRI Syariah Kantor Cabang Semarang menargetkan pembiayaan tahun ini dapat menembus hingga Rp 500 miliar, meningkat dari penyaluran tahun sebelumnya yang sebesar...

Tak Ada Intrik Dalam Rotasi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 109 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dilantik oleh Bupati Asip Kholbihi, di aula Sekretariat Daerah, Jumat (16/3). Adapun...

Hybrid Engineering, Perlindungan Pesisir Kota Semarang

KELURAHAN Trimulyo merupakan salah satu kelurahan pesisir di Kecamatan Genuk, Kota Semarang yang saat ini mengalami tekanan kerusakan pesisir yang serius, karena faktor abrasi...

Ratusan Warga Terjangkit Malaria

PURWOREJO—Sedikitnya 231 warga yang tinggal di kawasan perbukitan Menoreh, Kabupaten Purworejo, menderita malaria sepanjang 2017. Penderita terbanyak berada di Kecamatan Bagelen dan Kemiri. Kepala...