33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

4 Bulan, Kades Belum Gajian

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Magelang belum menerima penghasilan tetap (siltap) sampai bulan April ini. Padahal gaji tersebut biasanya diterima tiap bulan dari Pemkab Magelang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptoyono mengaku mendapat keluhan keterlambatan gaji ini dari beberapa kades dalam pertemuan sepekan sekali yang diadakan olehnya. Ia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kades dan perangkatnya merupakan garda terdepan dalam pelayanan birokrasi ke masyarakat.

“Ini harusnya menjadi perhatian serius di jajaran Pemkab Magelang karena peristiwa ini terus-menerus terjadi setiap tahun. Proses penganggaran yang dilakukan bersama-sama oleh DPRD juga sudah sesuai jadwal dan anggaran untuk tahun anggaran tahun 2018 juga sudah disahkan lewat paripurna tepat waktu. Jadi tidak ada alasan lagi sebenarnya mereka sampai terlambat mengeksekusi anggaran di tahun 2018 ini termasuk siltap para kades dan perangkat desa,” ujar Yogyo panjang lebar.

Yogyo berharap pemerintah daerah segera mencairkan siltap para kades beserta perangkat ini. Sebab kegiatan sosial mereka di masyarakat sangat banyak dan membutuhkan biaya yang diharapkan dari siltap bulanan tersebut.

Lanjut Yogyo, siltap perangkat desa juga tidak besar. Nominalnya sesuai UMK. Apabila anggaran memungkinkan, usul Yogyo, sudah seharusnya penghasilan mereka dinaikkan. “Ini harus menjadi prioritas utama, siltap kades dan perangkat desa harus naik karena dedikasi dan pengabdian mereka sungguh luar biasa. Sumbang sih mereka terhadap masyarakat juga besar sekali,” imbuhnya.

Menurut dia, apabila eksekutif kerja lebih profesional, mengedepankan tata kelola keuangan dengan baik, keterlambatan ini tidak akan terjadi dan sampai berulang-ulang setiap tahun.

“Mari kita benahi kalau sampai ada aturan yang menghambat, DPRD siap untuk diajak berembug mencari solusi terbaik agar masyarakat mendapatkan layanan yang baik,” tandasnya. (lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Doakan Alam Tetap Lestari dan Aman

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan umat Hindu Kota Semarang melakukan prosesi Tawur Agung Kesanga di Pura Agung Giri Natha Jalan Sumbing, Semarang, Jumat (16/3). Presesi...

Ditegur, Nekat Bunuh Rekan Kerja

SEMARANG – Pelaku pembunuh pekerja bangunan di Gunungpati berhasil diringkus oleh petugas Polrestabes Semarang di kediamannya, Grobogan, Kamis (2/11) pagi. Pelaku Muhammad Yuda 18,...

Waspadai 4 Bencana Terbanyak

DEMAK-Pemkab Demak selalu siaga dalam mewaspadai 4 macam bencana yang kerap melanda wilayah Demak. Yaitu, banjir, orang tenggelam, kebakaran dan puting beliung. Hal ini...

Pengrajin Tas Kulit Gelapkan 15 Mobil

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang pengusaha tas kulit asal Batursari, Mranggen, Demak, bernama Ageng Tirtayasa, 32, terpaksa dibekuk polisi karena diduga menggelapkan belasan mobil rental....

Akik Makin Lesu

RADARSEMARANG.COM - Perajin akik sedang menghaluskan batu akik di sentra batu akik Pasar Dargo Kota Semarang, Senin (30/4). Meski sudah tidak ngetren lagi, perajin...

Masyarakat Serbu Pasar Murah Pemkot

MAGELANG – Pemkot Magelang menyelenggarakan pasar murah di Alun-alun Magelang untuk menyediakan aneka kebutuhan menjelang Lebaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah, 17-18 Juni 2017. Masyarakat...