33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Dapat Ilmu Pede dari PR

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – PROFESI Public Relation atau PR dinilai mampu memberikan ilmu-ilmu baru. Salah satunya, ilmu pede atau percaya diri. Hal inilah yang membuat Afra W Arini jatuh hati pada profesi ini. Bahkan, ia rela meninggalkan pekerjaan lamanya di bidang penyedia jasa layanan demi beralih profesi menjadi PR. Padahal saat itu, posisinya sudah cukup penting lho.

”Saya tertarik karena memang di PR saya mendapatkan hal yang sebelumnya tidak bisa saya dapatkan,” ujar PR Biskuit Kokola Halal area Jateng ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ya, meskipun memang harus mulai dari awal lagi. Tapi saya yakin, di sini saya akan bisa berkembang bersama perusahaan tempat saya bekerja,” imbuhnya.

Kepada koran ini, Afra menceritakan, di dunia pelayanan, ia hanya bisa mendapat pengalaman tentang produk dan cara men-handle pelanggan. Sementara sebagai PR, dirinya bisa mendapatkan pengalaman lebih. Bertemu banyak orang dengan barbagai macam karakter. Tentu dalam hal ini, ia harus mampu mengatur strategi berkomunikasi, agar dengan orang yang beragam, ia dapat menyampaikan pesan dengan baik.

”Di sini lah praktik ilmu komunikasi yang sebenarnya. Harus bisa ngomong di depan orang yang berbeda-beda,” jelas alumnus Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Tantangan demi tantangan sudah pasti harus ia hadapi. Terlebih Afra merupakan satu-satunya PR perusahaannya di Jateng. Ia harus berupaya memperkenalkan produknya di tengah produk lain yang sudah menancap di benak masyarakat.

Bukan Afra namanya kalau ia lantas menyerah. Meskipun single fighter, ia tetap berupaya memasyarakatkan produknya. ”Memang di Jateng hanya ada satu. Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah, Red) saya untuk membuat produk kami sejajar, bahkan lebih dikenal dari produk yang sudah ada,” jelasnya.

Ke depan, penyuka kuliner rica ayam ini terobsesi untuk bisa mendapat pengalaman lebih banyak di dunia PR. Terlebih ia ingin karir di dunia PR yang mulai dirintisnya ini bisa berkembang dengan cepat. (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Banyak Alternatif, Kurangi Risiko Laka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banyaknya pilihan cara mudik dan alternatif jalur mudik Lebaran ke Jawa Tengah, diharapkan bisa mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas saat...

Tumbuhkan Kedisiplinan dan Minat Baca

KENDAL - Banyak cara dilakukan sekolah untuk mendongkrak prestasi baik akademik maupun non akademik. Kali ini SDN 1 Pegulon Kendal  mempunyai program literasi  dan ...

Bedah 100 Kandang, Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

SEMARANG - Potensi hasil peternakan ayam di Jateng cukup tinggi. Populasi ayam peternak sendiri mencapai 9 juta ekor. Diharapkan potensi tersebut bisa memunculkan kerja...

Malik Pimpin Pemuda Pancasila (PP) Demak

DEMAK- Anggota DPRD Demak dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Malik memimpin Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) wilayah Kabupaten Demak. Ini setelah ada evaluasi...

Cinta Kasih untuk Menjaga Keberagaman

MUNGKID- Peringatan Tri Suci Waisak 2561 BE/2017 telah selesai digelar hingga Kamis (11/5) pagi di pelataran Candi Agung Borobudur Kabupaten Magelang. Dalam prosesi mengenang...

Tol Fungsional Lewati Persimpangan Warga

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Penggunaan Jalur Tol Batang-Semarang yang belum jadi 100 persen sebagai jalur Fungsional Mudik Lebaran 2018 masih banyak kendala yang membahayakan pemudik....