32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Alat Pembersih Enceng Gondok Ditambah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guna mempercepat pengerukan enceng gondok di waduk Rawapening, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menambah dua alat (harvesting) lagi. Hal tersebut dikatakan oleh Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Muhammad Imam Santoso saat di Ambarawa, Minggu (8/4).

“Kami akan menambah dua lagi peralatannya tahun ini. Nanti kalau kurang kita tambah lagi dan ini alan bekerja 24 jam sehari, sehingga kami harapkan Rawapening ini bisa bersih,” ujar Imam.

Dikatakannya, saat ini sudah ada enam unit harvesting yang setiap hari membersihkan enceng gondok di waduk tersebut. Keberadaan enceng gondok di Rawapening memang sangat memperihatinkan. Kondisi tersebut praktis bisa berdampak kepada endapan di dasar waduk.“Penambahan harvesting eveng gondok, untuk mempercepat target pembersihan gulma eceng gondok,” katanya.

Dari pengamatannya di lapangan, luas permukaan danau Rawapening yang tertutup eceng gondok masih cukup luas. Penambahan dua unit harvesting eceng gondok ini diharapkan bisa meningkatkan target luasan eceng gondok yang  dibersihkan dari permukaan danau.

Dari satu hektar menjadi satu setengah hektare setiap hari. Imam mengakui, pekerjaan ini sedikit molor karena faktor alam. Antara lain kecepatan angin di tengah danau yang bisa menggeser pulau-pulai eceng gondok yang ada.

“Saya berharap dengan tambahan dua harvesting bisa menambah menjadi 1.5 hektare tiap hari. Ini agak susah karena angin bergerak ke kiri ke kanan, sehingga kita menunggunya di bagian hilirnya dimana air lari ke sana. Mudah-mudahan dalam satu tahun sudah,” katanya.

Pihaknya juga akan membangum sejumlah ceck bendung penaham atau check dam pada sejumlah sungai yang bermuara di Rawapening. Fungsinya untuk menahan laju sedimantasi ke danau yang terletak di wilayah Kabupaten Semarang ini. Selain masalah eceng gondok, laju sedimentasi juga menjadi masalah utama hingga danau Rawapening ini menjadi salah satu danau paling kritis di Indonesia saat ini.

“Hulu Rawapening ini memang ada indikasi sedimentasi yang berpengaruh pada kedalaman danau ini. Sehingga di atas kami akan membuat check dam untuk menahan laju sedimentasi ke danau,” katanya. (ewb)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here