Jatah Baliho Cagub Tertunda

  • Bagikan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Distribusi alat peraga kampanye (APK) dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub 2018 di Kota Magelang, hingga kini belum lengkap. Pasalnya, KPU Provinsi Jawa Tengah baru mendistribusikan APK berupa spanduk dan umbul-umbul saja, sedangkan baliho masih belum dicetak.

“Untuk baliho, Kota Magelang belum mendapat. Saat ini sedang proses lelang ulang untuk pengadaan baliho dikarenakan rekanan sebelumnya mundur,” kata Divisi Hukum KPU Provinsi Jawa Tengah Hakim Junaidi di sela-sela FGD Pendaftaran dan Verifikasi Calon Anggota DPD Pemilu 2019 di Hotel Atria Magelang, Sabtu (7/4) lalu.

Hakim memastikan, KPU Provinsi segera mempercepat proses lelang dan pengadaan baliho tersebut. “Segera akan dipercepat proses tersebut, begitu sudah tercetak akan langsung didistribusikan,” ujar Hakim.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amran menuturkan, setiap KPU kabupaten dan kota memfasilitasi APK berupa baliho, spanduk, dan umbul-umbul. APK yang sudah datang dan terpasang baru spanduk dan umbul-umbul, sedangkan baliho belum. “Kami akan konfirmasi lagi ke KPU Jawa Tengah soal baliho itu. Jumlah baliho di Kota Magelang dijatah lima buah. Kami sudah koordinasi dengan Pemkot Magelang untuk penempatan baliho, termasuk spanduk dan umbul-umbul,” beber Basmar.

Basmar mengatakan, APK yang dikirim dari Semarang dan baru tiba di Kota Magelang, Kamis (5/4) sore lalu berupa 68 spanduk dan 120 umbul-umbul. KPU langsung memasang pada titik-titik yang sudah mendapat persetujuan Pemkot Magelang. “Sore itu juga dipasang. Spanduk sudah terpasang, tiap kelurahan 2 buah untuk masing-masing paslon. Umbul-umbul juga terpasang, 20 buah tiap kecamatan untuk masing-masing paslon,” tandas Basmar.

Ketua Panwaslu Kota Magelang Endang Sri Rahayu menilai, pemasangan APK ini sebaiknya melibatkan tim sukses paslon atau partai-partai pengusungnya. Tujuannya agar semua jelas dan tidak muncul kecurigaan. “Setelah pemasangan ini, saya harap juga ada rapat terpadu dengan timses, partai pengusung, KPU, Panwaslu, Satpol PP, dan instansi terkait soal persepsi APK. Termasuk membahas titik pemasangan APK yang akan dibuat oleh masing-masing paslon agar semua paham,” jelas Endang. (had/ton)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *