33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Pemain Unggulan Kuasai Delapan Besar

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018

Must Read

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemain-pemain unggulan masih mendominasi ajang Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018, yang memasuki hari kedua Sabtu (7/4) kemarin di GOR Djarum Magelang

Bahkan beberapa pemain unggulan tampil mulus melaju ke babak 8 besar. Namun ada juga beberapa atlet unggulan yang harus kandas sebelum sampai ke 16 besar. Pebulutangkis unggulan dari Surya Tidar Magelang, Ghifari yang turun di tunggal anak putra harus kandas ditangan Fabian Rizky dari Pancing Sembada Sleman dengan skor cukup jauh 21-16 dan 21-10.

Namun demikian, PB Surya Tidar Magelang masih mengirimkan wakilnya yang lain yaitu Rio Putra yang berhasil mengalahkan Rama Aisa dari Abimanyu Purworejo dengan skor cukup mudah 21-5 dan 21-6. Peluang Ghifari hanya tinggal di kelas Ganda Anak Putra berpasangan dengan Rio yang akan menghadapi Basel/Fadli Indar dari Pancing Sembada Sleman.

Lawan tangguh akan menunggu Rio di babak delapan besar yaitu antara Cristiano Ronaldo Eka dari Pancing Sembada Sleman atau lawan tangguh asal klub yang baru kembali mengikuti kejuaraan PBSI yaitu Andika dari Wiratama.

Sedangkan di kelas Tunggal Usia Dini Putra, pemain unggulan Tatag Prayogo dari Pancing Sembada mampu tampil perkasa melangkah ke delapan besar dengan mengalahkan Mahmur Nur dari Abimanyu Purworejo dengan skor 21-4 dan 21-6.

Atlet unggulan lainnya di kelas Tunggal Pemula Putri diprediksikan akan berjalan cukup ketat yang diisi oleh Barokah dari PB Perkasa, Nathania dari Surya Tidar Magelang, dan Yekti Tita dari Pancing Sembada Sleman.

Ketua Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) Kota Magelang, Kukuh Santosa, disela-sela pertandingan, menuturkan bahwa Kejurkot XIX kali ini sesuai prediksi berjalan cukup ketat. Kukuh mengatakan, beberapa unggulan bahkan nyaris harus kandas.

“Sesuai prediksi memang, bahwa kejuaraan akan berlangsung ketat. Ini bagus untuk mengasah kemampuan para atlit bahwa banyak lawan tangguh. Ini yang selalu kami tekankan kepada para atlit agar terus belajar dan bekerja keras,” pungkas Kukuh. (had/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This