32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Lumayan, Curi Satu Poin

RADARSEMARANG.COM, SIDOARJO – PSIS akhirnya harus puas kembali meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1 dalam matchday ke-3 ajang Liga 1 2018 versus Bhayangkara FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo kemarin (7/4).

Atas hasil tersebut, tim berjuluk Mahesa Jenar baru mengoleksi dua poin dari tiga laga mereka dan bertengger di peringkat ke-13 klasemen sementara. Sedangkan Bhayangkara FC bertengger di peringkat keempat dengan raihan 5 poin.

Coach Vincenzo Alberto Annese tidak banyak melakukan perubahan kompisisi sejak babak pertama. Satu-satunya perubahan adalah di lini tengah dimana pelatih asal Italia itu mempercayai Bayu Nugroho turun sebagai starter di pos second striker.

Bayu ditopang oleh kerja dua breaker yaitu duet Ibrahim Conteh dan Hapit Ibrahim. Sedangkan di flank, coach Vincenzo mempercayai Hari Nur dan Komarudin yang ditugasi memberikan support penuh untuk lone striker mereka, Bruno Silva.

Babak pertama tim Mahesa Jenar sebenarnya mampu mendikte permainan. Bahkan tuan rumah Bhayangkara United dipaksa bermain dengan tempo lambat karena Mahesa Jenar banyak menguasai ball possession.

Namun sayang di menit ke-42 Mahesa Jenar kecolongan. Bomber jangkung yang menjadi rekrutan terakhir Bhayangkara yaitu Nikola Komazec membawa tuan rumah unggul 1-0 melalui sundulan kepalanya. Kemenangan Bhayangkara 1-0 bertahan hingga turun minum.

Sadar tertinggal satu gol, PSIS mulai meningkatkan tempo permainan di babak kedua. Strategi counter attack masih dipertahankan coach Vincenzo. Bahkan pelatih berlisensi UEFA Pro itu menambah daya dobrak di sektor sayap dengan memasukkan Melcior Leideker Majefat dan mengistirahatkan Komarudin.

Gol perdana PSIS di musim ini akhirnya terjadi di menit ke-58. Kali ini melalui bomber Hari Nur Yulianto yang memanfaatkan umpat tendangan penjuru Bayu Nugroho. Heading pemain bernomor punggung 22 itu gagal dibendung kiper Bhayangkara, Awan Setho Raharjo.

Skor 1-1 membuat Bhayangkara FC kelimpungan. Head coach Simon McMenemy memasukkan Fauzal Mubaraq menggantikan Hargianto dan menurunkan bomber naturalisasi Herman Dzumafo Epandi.

Tim berjuluk The Guardian sebenarnya mendapatkan keunggulan jumlah pemain setelah bek kiri Mahesa Jenar, Frendi Saputra diusir wasit Yudi Nurcahya setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-85. Namun skor imbang 1-1 akhirnya bertahan hingga laga usai.

Usai laga, Vincenzo Annese mengaku timnya sebenarnya berpeluang meraih poin penuh lawan Bhayangkara FC kemarin.”Hanya saja kami gagal memanfaatkan beberapa peluang. Tapi saya cukup bangga bisa menahan Bhayangkara FC,” katanya.

Vincenzo juga mengaku tidak terlalu khawatir dengan absennya Frendi Saputra di laga selanjutnya yaitu ketika menjamu PSMS Medan (15/4).”Saya tidak mempedulikan hal itu karena semua pemain siap untuk turun. Dan saya cukup puas dengan penampilan pemain karena sudah bisa mempraktekkan permainan yang saya inginkan meski kami baru bersama selama dua minggu,” pungkasnya.

Sementara bomber Hari Nur Yulianto mengaku cukup bangga bisa mencetak gol perdananya sekaligus gol perdana Mahesa Jenar di kompetisi kasta tertinggi.”Semoga gol pertama menjadi awal yang baik untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya,” bebernya. (bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here