33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Kanker Tulang, Ossy Sering Muntah Darah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ossy Mardhianti Utami, 14, siswi SMP 1 Kendal yang menderita kanker tulang hingga kini masih tergolek lemah tak berdaya. Penyakit itu kian hari menggerogoti sistem kekebalan tubuhnya. Bahkan beberapa hari belakangan ini, Ossy merasa sakit yang hebat pada sekujur tubuhnya. Diperparah dengan batuk kering yang dideritanya, membuatnya tak bisa beristirahat karena seluruh badannya sakit.

“Kadang sampai muntah darah dari mulut dan hidung. Bahkan saat buang air besar (BAB) ataupun buang air kecil juga ada darahnya,” katanya, kemarin.

Tak hanya itu, perutnya kadang merasakan kejang dan sakit hingga setiap malam ia tidak bisa tidur. “Perut saya itu kalau buat makan obat ataupun makan sembarangan, sudah bisa. Karena sering sakit,” akunya.

Siswi itu mengaku sudah pasrah akan kondisinya. Sebab karena penyakitnya itu, ia merasa dirinya sudah menyusahkan orang-orang di sekitarnya. “Saya merasa kalau kondisi saya sekarang ini cuma jadi beban keluarga,” akunya.

Sebagai anak-anak, ia mengaku sangat ingin bermain bersama teman dan adik-adiknya. Namun apa daya, kakinya tak mampu lagi untuk menyangga dengan seimbang tubuhnya. Sebab kanker di tulang kakinya begitu cepat merembet kemana-mana.

Kondisi tidak bisa berjalan ini, diakui Ossy, sudah berjalan hampir delapan bulan terakhir ini. Selama itu, ia hanya berbaring di kamar tidur. Untuk mandi, membersihkan tubuh dan semua aktivitas pribadi, Ossy sudah tak sanggup dan hanya bergantung pada ayahnya Sutomo yang selama ini merawatnya.

Ossy mengaku kasihan kepada ayah dan adik-adiknya. Karena penyakitnya itu, ayahnya kini tidak bisa bekerja, tapi harus merawatnya. Sementara kebutuhan keluarga, diakuinya sangat banyak, terutama untuk biaya hidup dan sekolah adiknya.

Namun beberapa waktu terakhir ini, ada bantuan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bantuan sembako dan perlengkapan untuk Ossy. Bahkan ACT juga berencana memberikan bantuan modal usaha, agar Sutomo bisa bekerja lagi. “Ke depan akan mengupayakan memberikan modal usaha bagi ayah Ossy agar bisa mempunyai penghasilan dengan usaha kecil di sekitar rumahnya,” kata Relawan ACT Kendal, Sugiyanto.

Sementara Sutomo terharu dengan bantuan dari sejumlah relawan dan donatur. Baginya, bantuan sekecil apapun bisa meringankan beban Ossy yang delapan bulan tergolek lemah di tempat tidur. “Saya banyak terima kasih sudah membantu kami,” ucapnya lirih sembari menitikan air mata. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dorong Mahasiswa Asah Soft Skill

SEMARANG – Ketatnya persaingan di dunia kerja membuat seseorang tidak semata-mata mengandalkan hard skill, soft skill pun menjadi penentu agar bisa bersaing. Hal inilah...

Minta Dukungan Masuk ke Sekolah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jajaran pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Jateng menghadap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinas gubernur, Puri Gedeh, Selasa (13/2)....

PABBSI Jateng Gelar Liga di Kota Lama

SEMARANG – Pengprov Persatuan Angkat Besi, Angkat berat dan Binaraga seluruh Indonesia (PABBSI) Jateng akan kembali menggulirkan Liga PABBSI Jateng tahun ini. Lga akan...

15 Pasangan Mesum Diamankan Polisi

UNGARAN–Beberapa rumah kos yang berada di kawasan Tegalrejo, Jatijajar, dan Bergas mendadak riuh dengan kedatangan para petugas dari Polres Semarang, Selasa malam (14/11) kemarin....

Menuju Kurikulum yang Integral (1)

RADARSEMARANG.COM - PEMERINTAH sudah banyak melakukan perbaikan kualitas pendidikan nasional. Diawali oleh Menteri Agama Wahid Hasyim, dengan Permenag No 3 tertanggal 11 Agustus 1950,...

Ujicoba Lawan PSS dan Persijap

SEMARANG – PSIS telah merancang sejumlah laga uji coba di masa libur kompetisi sepanjang Ramadan hingga Lebaran mendatang. M Ridwan dkk dijadwalkan menjalani tiga...