32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Maju Final Tiga Kelompok Pertandingan

USM Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali Seri II

ANDALAN PENDOWO : Pemain unggulan satu tunggal remaja putra Muhammad Zufar Hafizh Effendi dari PB Pendowo tampil di final melawan Muhammad Qaidaraniq (PB Merah Putih, Weleri). (TAUFIK RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANDALAN PENDOWO : Pemain unggulan satu tunggal remaja putra Muhammad Zufar Hafizh Effendi dari PB Pendowo tampil di final melawan Muhammad Qaidaraniq (PB Merah Putih, Weleri). (TAUFIK RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dominasi klub tuan rumah USM BC Semarang tidak hanya di kelompok tunggal anak putra, tetapi juga di kelompok tunggal taruna putri. Catatan pertandingan USM Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali Seri II, dua finalis tunggal taruna putri diduduki oleh pemain USM BC, serta satu wakil di final ganda anak putra.

All final USM BC di tunggal taruna putri, mempertemukan unggulan tiga Alya Rifa Nurjanah dan non unggulan Fauziyah Fahma Hartono. Sedangkan finalis ganda anak putra, yaitu pasangan Asril Muttaqin S / M. Farhan Nur Afif. Sementara, all final tunggal anak putra, yaitu unggulan tiga Asril Muttaqin dan unggulan empat Mahesa Ridho Syahputra.

Sementara, dari hasil sementara pertandingan partai final yang berlangsung Jumat (6/4) siang, di GOR Prof Sudarto, kompleks kampus Universitas Semarang (USM), jalan Alteri, partai derby USM BC di tunggal anak putra, dimenangkan oleh Mahesa Ridho. Posisi Seeded Mahesa Ridho yang lebih tinggi, dibuktikan di lapangan dengan menundukkan rekan satu klubnya tersebut lewat pertandingan Dua set langsung.

Gim pertama Mahesa ungguh dengan mencatatkan skor 21-16. Memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dan power yang lebih unggul, Mahesa mampu menyempurnakan hasil dengan memenangi gim kedua. Asril takluk dengan angka 13-21.

Pelatih USM BC, Afiat Yuris Wirawan, mengungkapkan, Mahesa bisa dikatakan lebih dengan power dan postur tubuh yang lebih besar. Namun demikian, Asril yang memiliki kelebihan jangkauan langkahnya masih memiliki potensi untuk lebih baik lagi.

“Saat ini Mahesa memang lebih unggul. Tapi ini harus jadi motivasi rekannya untuk meningkatkan kemampuan dan keungulan masing-masing. Jadi jangan justru drop atau malah menyerah untuk lebih baik lagi, ” jelasnya. (fiq/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here